Irmaizar Datuk Rajo Mangkuto: Koperasi dan UMKM Harus Menjadi Garda Terdepan Kebangkitan Ekonomi Rakyat

Berita30 views

Payakumbuh, SuaraPribumi.co.id – Di tengah perlambatan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat, penguatan koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), kelompok tani, serta nelayan dinilai menjadi jalan strategis untuk membangkitkan kembali perekonomian rakyat.

Hal tersebut ditegaskan Ketua DPD Partai NasDem Kota Payakumbuh sekaligus Anggota DPRD Kota Payakumbuh, Irmaizar Datuk Rajo Mangkuto, yang menilai pemberdayaan ekonomi harus diwujudkan melalui langkah nyata, bukan sekadar wacana.

Menurut Irmaizar, kondisi ekonomi saat ini menuntut keberpihakan yang lebih kuat terhadap masyarakat kecil. Menurunnya daya beli telah dirasakan berbagai kalangan, mulai dari pelaku UMKM, pedagang, petani hingga nelayan. Karena itu, diperlukan program yang mampu memperkuat kapasitas usaha masyarakat secara berkelanjutan.

“Masyarakat tidak hanya membutuhkan bantuan sesaat, tetapi juga pendampingan, peningkatan kemampuan, akses pemasaran, hingga kelembagaan ekonomi yang kuat. Dengan begitu mereka mampu bangkit dan berkembang secara mandiri,” ujar Irmaizar.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Koperasi yang digelar DPW Partai NasDem Sumatera Barat melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat sekaligus Sekretaris DPW Partai NasDem Sumatera Barat, Nanda Satria, S.IP.

Kegiatan yang berlangsung pada 26–27 Juni 2026 di The Axana Hotel Padang itu dibuka langsung oleh Nanda Satria dan diikuti sekitar 70 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Dalam arahannya, Nanda Satria menegaskan bahwa koperasi harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia, tata kelola organisasi yang baik, serta pemanfaatan teknologi merupakan fondasi utama agar koperasi mampu bersaing sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Irmaizar memberikan apresiasi atas komitmen Nanda Satria yang terus memperjuangkan program pemberdayaan masyarakat melalui Pokir.

“Kami mengapresiasi Bapak Nanda Satria yang tidak hanya memperjuangkan program ini, tetapi juga membuka langsung kegiatan tersebut. Di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat, program seperti ini sangat dibutuhkan karena membekali masyarakat dengan ilmu, keterampilan, dan strategi mengembangkan usaha secara mandiri,” katanya.

Meski berhalangan hadir karena agenda kedinasan, Irmaizar memastikan DPD Partai NasDem Kota Payakumbuh tetap berpartisipasi aktif dengan mengutus tiga peserta, yakni Rino Cimpleder, pengurus DPD Partai NasDem Kota Payakumbuh, serta Erwan Bsc dan Dinul Haq, S.Pd., pengurus KUD Setia Murni, untuk mengikuti seluruh rangkaian Bimtek.

Menurutnya, keikutsertaan mereka merupakan investasi sumber daya manusia yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak pengembangan koperasi di Kota Payakumbuh.

“Kami berharap seluruh ilmu, pengalaman, dan jaringan yang diperoleh selama Bimtek dapat diterapkan di daerah. Koperasi harus tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang profesional, sehat, dan benar-benar memberi manfaat bagi anggotanya serta masyarakat luas,” ungkapnya.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh materi dari sejumlah narasumber berkompeten, di antaranya Asril, S.E. mengenai peran legislatif dalam pengembangan koperasi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat terkait kebijakan pemberdayaan koperasi, Sepris Yonaldi, S.E., M.M. tentang penyusunan proposal bisnis koperasi, Fhajri Arye Gemilang mengenai motivasi dan mindset bisnis koperasi, serta Dr. Haris Satria yang membahas digitalisasi administrasi koperasi.

Irmaizar menilai seluruh materi sangat relevan dengan kebutuhan koperasi saat ini, terutama dalam meningkatkan tata kelola organisasi, memperluas peluang usaha, dan memanfaatkan teknologi sebagai sarana meningkatkan daya saing.

Ia menegaskan, Partai NasDem ingin hadir bukan hanya sebagai kekuatan politik, tetapi juga sebagai bagian dari solusi bagi persoalan masyarakat.

“NasDem ingin keberadaannya benar-benar dirasakan manfaatnya. Politik harus menghadirkan program yang mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui penguatan ekonomi kerakyatan,” tegasnya.

Ia berharap Bimtek tersebut menjadi titik awal lahirnya koperasi-koperasi yang lebih profesional, UMKM yang semakin maju, serta tumbuhnya ekonomi kerakyatan yang tangguh di Sumatera Barat.

“Jika koperasi kuat, UMKM berkembang, petani dan nelayan semakin berdaya, maka ekonomi daerah akan ikut tumbuh. Pada akhirnya, kesejahteraan masyarakat itulah tujuan utama dari setiap kebijakan pembangunan,” pungkas Irmaizar. (Red/Harika)