CYEA: Kepemimpinan Darmawan Prasodjo dan Yusuf Didi Setiarto Menjadi Momentum Penguatan Transformasi PLN dan Agenda Energi Nasional

Nasional18 views

 

Jakarta, 19 Juni 2026 — Center for Youth and Energy Appreciation (CYEA) menyampaikan apresiasi atas keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT PLN (Persero) Tahun 2026 yang menetapkan susunan Direksi baru sebagai bagian dari penguatan tata kelola perusahaan dan keberlanjutan transformasi sektor ketenagalistrikan nasional.

 

Dalam pandangan CYEA, keputusan untuk kembali memberikan amanah kepada Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama serta menetapkan Yusuf Didi Setiarto sebagai Wakil Direktur Utama mencerminkan arah kebijakan yang menempatkan kesinambungan kepemimpinan, penguatan kelembagaan, dan percepatan transformasi sebagai fondasi penting bagi masa depan PLN.

 

CYEA menilai bahwa keberlanjutan kepemimpinan Darmawan Prasodjo merepresentasikan upaya menjaga konsistensi agenda transformasi perusahaan yang telah berjalan, termasuk penguatan pelayanan publik, peningkatan daya saing korporasi, percepatan modernisasi sistem kelistrikan, dan penguatan peran PLN dalam mendukung pembangunan nasional.

 

Di saat yang sama, penetapan Yusuf Didi Setiarto sebagai Wakil Direktur Utama serta penambahan nomenklatur Wakil Direktur Utama (Wadirut) dipandang sebagai langkah strategis yang menunjukkan orientasi penguatan kapasitas institusi. Kehadiran struktur kepemimpinan yang semakin solid diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas fungsi, mempercepat eksekusi kebijakan korporasi, serta memperluas kemampuan PLN dalam menjawab tantangan sektor energi yang semakin kompleks.

 

Adapun susunan Direksi PT PLN (Persero) berdasarkan hasil RUPS Tahun 2026 adalah sebagai berikut:

 

– Darmawan Prasodjo — Direktur Utama;

– Yusuf Didi Setiarto — Wakil Direktur Utama;

– Nurlely Aman — Direktur Legal dan Manajemen Human Capital;

– Sulistyo Biantoro — Direktur Keuangan;

– Rakhmad Dewanto Haris J. — Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis;

– Suroso Isnandar — Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan;

– Edwin Nugraha Putra — Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan;

– M. Fahrur Rozy — Direktur Retail dan Niaga;

– Denny Triyanto — Direktur Manajemen Risiko;

– Daniel Karmel Fernando Tampubolon — Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem;

– Rizal Calvary Marimbo — Direktur Manajemen Pembangkitan;

– Arsyadany G. Akmalaputri — Direktur Distribusi.

 

CYEA memandang bahwa formasi kepemimpinan baru ini perlu dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat tiga agenda strategis PLN ke depan: menjaga ketahanan energi nasional, mempercepat transisi energi yang adaptif dan berkelanjutan, serta memperluas transformasi layanan publik berbasis teknologi dan efisiensi.

 

Presidium CYEA, Jefferson menyampaikan bahwa perpaduan kesinambungan kepemimpinan dan penguatan struktur organisasi menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong percepatan perubahan.

 

“PLN memiliki posisi sentral dalam menopang agenda pembangunan nasional. Karena itu, keberlanjutan kepemimpinan dan penguatan struktur melalui formasi Direksi yang baru diharapkan dapat semakin memperkokoh kapasitas PLN sebagai institusi strategis negara yang mampu menjawab tantangan energi masa depan sekaligus menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ujar Jefferson presidium CYEA.

 

Sebagai organisasi yang memberi perhatian pada penguatan peran generasi muda dan sektor energi, CYEA meyakini bahwa formasi kepemimpinan baru PT PLN (Persero) merupakan bagian dari upaya memperkuat kesinambungan transformasi dan kapasitas kelembagaan perusahaan dalam menjawab tantangan pembangunan ke depan. CYEA berharap jajaran Direksi di bawah kepemimpinan Darmawan Prasodjo bersama Yusuf Didi Setiarto dapat terus menjaga momentum transformasi, memperkuat keandalan sistem ketenagalistrikan nasional, serta memperluas kontribusi PLN dalam mendukung agenda ketahanan energi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.