Pariaman, Suarapribumi.co.id –– Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Wali Nagari (Pilwanag) Kuranji Hulu Batu Gadang, Kecamatan Sungai Geringgiang Kabupaten Padang Pariman diduga cacat Hukum dan dipolitisasi oleh bupati Padang Pariaman Jhon Kennedy Aziz demi menggagalkan kemenangan nomor urut 3, Sufriadi.
Hasil Pilwanag Kuranji Hulu Batu Gadang adah no urut 1, M Jamil dengan 336 suara, nomor urut 2 Jon Kenedi dengan 281 suara, nomor urut 3 Sufriadi dengan 555 suara dan no 4, Suherdi dengan 530 suara. Hasil Pilwanag tersebut sudah Pleno ditanda tangani oleh panitia dan peserta Pilwanag.
Riki Chaniago, Timses Nomor urut 3, mempertanyakan alasan dilakukannya PSU. Ia menduga PSU hanya untuk menggagalkan kemenangan no urut 3 dimana no urut 2 dan 4 bersekongkol untuk menyatukan suara di PSU agar no urut 3 tidak bisa memenangkan Pilwanag.
Ia mennegakan Pilwanag tidak memenuhi syarat untuk dilakukan PSU karena seharusnya menurut aturan PSU tidak bisa dilakukan jika hasil Pilwanag sudah pleno ditandatangani pantia Pilwanag dan Para Calon Wali Nagari.
Hubungan mamak kemenakan antara Bupati Pariaman H. John Kenndy Azis dengan no urut 2 juga patut dicurigai yang mengakibatkan dilakukannya PSU Pilwanag Kuranji Hulu Batu Gadang.
“Tak hanya itu syarat untuk PSU menurut aturan seharusnya selisih 2 persen suara, namun Pilwanag ini selisih tidak sampai 2 persen kekalahannya,” ujar Riki Chaniago, Kamis (13/8/26).
Riki mengatakan keanehan PSU Pilwanag di Padang Pariaman kali ini karna baru kali ini terjadi PSU sejak bupati Anas Malik. Kejanggalan lainnya adalah dari 12 nagari yang meminta PSU ke DMDN, hanya 1 Nagari Sikucua tengah yang dikabulkan sementara Nagari Kuranji Hulu Batu Gadang kecurangan tidak cukup bukti kenapa bupati mengarahkan PSU?.
“PSU ini juga terlihat permainan busuk dimana nomor urut 2 mengarahkan dukungannya ke no urut 4 agar no 3 tidak jadi menang, karna no 2 tidak mungkin lagi menang dengan jauhnya selisih suara dengan no urut 3,” paparnya.
Riki Chaniago mengatakan seharusnya dalam Pilwanag ini bupati bersikap netral agar Pilwanag berjalan fair dan sesuai aturan.(Sp)




