Lima Puluh Kota.SuaraPribumi,co,id – Kepedulian terhadap anak yatim di Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, tidak berhenti pada pemberian bantuan sesaat. Indah Cargo Logistik menyiapkan program berkelanjutan yang diarahkan untuk mendukung pendidikan hingga membuka peluang kerja bagi anak-anak penerima manfaat.
Komitmen tersebut disampaikan Direktur Indah Cargo Logistik, Marchendo, saat menyerahkan santunan kepada 51 anak yatim di Rumah Aspirasi H. Arisal Aziz dan Marsanova Andesra, S.H., M.H., Jorong Koto Tuo, Kecamatan Harau, Jumat.
Kegiatan yang dihadiri unsur pemerintah kecamatan, wali nagari, wali jorong, tokoh masyarakat, serta keluarga penerima santunan itu berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Setelah doa bersama, bantuan diserahkan kepada puluhan anak yatim yang berasal dari sejumlah wilayah di sekitar Harau.
Marchendo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen sosial perusahaan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Menurutnya, tanggung jawab perusahaan tidak hanya berbicara mengenai aktivitas bisnis, tetapi juga bagaimana keberadaan perusahaan dapat memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar.
“Program ini ingin kami lanjutkan. Kalau tahap awal ada 51 anak, bulan mendatang kami menargetkan jumlah penerima menjadi 100 anak yatim,” kata Marchendo.
Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa Indah Cargo Logistik memiliki rencana untuk mendampingi anak-anak yatim tersebut hingga menyelesaikan pendidikan tingkat SMA.
Pendampingan itu, kata dia, diharapkan tidak berhenti ketika mereka menamatkan pendidikan. Anak-anak yang telah menyelesaikan sekolah nantinya akan mendapat prioritas untuk memperoleh kesempatan bekerja di Indah Cargo Logistik maupun Josal Transport, tentunya disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan dan kemampuan masing-masing.
“Harapan kami bukan hanya membantu hari ini, tetapi juga ikut menyiapkan masa depan mereka,” ujarnya.
Program tersebut dapat terlaksana setelah adanya komunikasi dan perjuangan Marsanova Andesra, S.H., M.H., dalam menjembatani kerja sama dengan Indah Cargo Logistik dan Josal Transport.
Untuk tahap awal, penerima manfaat difokuskan kepada anak-anak yatim di sekitar Rumah Aspirasi H. Arisal Aziz dan Marsanova Andesra, terutama dari wilayah Koto Tuo, Lubuak Batingkok, dan Simalanggang.
Marsanova selaku koordinator program sosial Indah Cargo Logistik di Kabupaten Lima Puluh Kota terus melakukan komunikasi dengan pihak perusahaan agar program sosial tersebut dapat berkembang dan menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Dalam kesempatan itu, Marchendo juga menyampaikan apresiasi kepada H. Arisal Aziz yang dinilainya memiliki kepedulian terhadap masyarakat sejak usia dini dan konsisten menjalankan berbagai kegiatan sosial hingga saat ini.
H. Arisal Aziz menyampaikan terima kasih kepada Indah Cargo Logistik, Marchendo, serta Marsanova Andesra yang telah mendorong terlaksananya program tersebut.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi anak-anak yatim sekaligus menjadi bagian dari amal kebaikan seluruh pihak yang terlibat.
Usai kegiatan santunan, kepedulian terhadap masyarakat berlanjut ke sektor keagamaan. H. Arisal Aziz bersama Marsanova Andesra meninjau pembangunan Masjid Raya di Jorong Simpang Ampek, Kecamatan Harau.
Dalam kunjungan tersebut, H. Arisal Aziz menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta. Ia juga menyatakan kesiapannya menanggung kebutuhan batu bata hingga pembangunan masjid tersebut rampung.
Kepala Jorong Simpang Ampek, Muhammad Dandi, mengapresiasi bantuan dan perhatian yang diberikan. Menurutnya, dukungan tersebut sangat berarti bagi kelanjutan pembangunan masjid yang menjadi kebutuhan masyarakat setempat.
Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan pola kepedulian yang tidak hanya berorientasi pada bantuan langsung, tetapi juga menyasar pendidikan anak yatim dan pembangunan fasilitas keagamaan.
Melalui kolaborasi antara Indah Cargo Logistik, Josal Transport, Marsanova Andesra dan H. Arisal Aziz, program sosial diharapkan dapat terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota yang merasakan manfaatnya(Harika)




