Jaga Aset Daerah dan Tata Wajah Kota, Pemko Bukittinggi Dorong Ekonomi Makin Bergeliat

Berita18 views

BUKITTINGGI Suarapribumi,co,id– Pemerintah Kota Bukittinggi tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat tata kelola aset daerah sebagai bagian dari strategi mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing kota.

Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, mengatakan penataan kawasan perkotaan dan pengamanan aset pemerintah merupakan dua hal yang saling berkaitan dalam membangun kota yang nyaman sekaligus memiliki fondasi ekonomi yang kuat.

Hal itu disampaikannya saat bertemu dengan awak media di Aula Balai Kota Bukittinggi, Rabu (5/8/2026).

Menurut Rismal, Bukittinggi memiliki karakter ekonomi yang kuat pada sektor perdagangan, jasa dan pariwisata. Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus memastikan ruang kota dikelola secara baik sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat berkembang tanpa mengabaikan aspek ketertiban dan kenyamanan.

“Penataan kota bukan hanya soal memperindah wajah kota, tetapi juga bagaimana menciptakan ruang yang nyaman bagi masyarakat dan wisatawan sehingga aktivitas ekonomi ikut tumbuh,” kata Rismal.

Ia menjelaskan, sejumlah pembenahan terus dilakukan Pemko Bukittinggi, mulai dari penataan pedestrian dan trotoar, peningkatan kualitas jalan, penerangan jalan, taman kota hingga penataan kawasan usaha dan lokasi pedagang.

Penataan jaringan utilitas juga dilakukan secara bertahap, termasuk upaya menempatkan kabel utilitas ke bawah tanah. Langkah tersebut diharapkan membuat kawasan perkotaan terlihat lebih rapi sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat maupun wisatawan.

Rismal menilai, semakin nyaman sebuah kota, semakin besar pula peluang wisatawan untuk datang dan menghabiskan waktu lebih lama. Kondisi itu pada akhirnya dapat memberikan dampak terhadap berbagai sektor usaha masyarakat.

“Wisatawan yang datang tentu tidak hanya menikmati objek wisata. Mereka membutuhkan hotel, kuliner, transportasi, pusat oleh-oleh dan berbagai layanan lainnya. Di situlah efek berganda terhadap ekonomi masyarakat terjadi,” ujarnya.

Di sisi lain, Pemko Bukittinggi juga memperkuat pengamanan Barang Milik Daerah (BMD). Pemerintah memastikan aset berupa tanah, bangunan maupun kendaraan dinas memiliki administrasi dan status kepemilikan yang jelas.

Pengamanan tersebut dilakukan melalui penertiban dokumen administrasi, pemasangan papan tanda kepemilikan pemerintah hingga pemagaran terhadap sejumlah aset yang dinilai strategis.

Langkah itu dinilai penting untuk mencegah munculnya persoalan hukum maupun potensi penyalahgunaan aset di kemudian hari.

Rismal menyebut, pengelolaan aset daerah tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah yang telah diperbarui melalui Permendagri Nomor 7 Tahun 2024.

“Pengamanan aset merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah. Kita ingin seluruh aset daerah jelas statusnya, terlindungi dan bisa dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan pemerintahan dan masyarakat,” jelasnya.

Pemko Bukittinggi berharap kombinasi antara penataan kawasan perkotaan dan pengelolaan aset yang semakin tertib dapat memperkuat fondasi pembangunan daerah.

Dengan tata kota yang lebih nyaman serta aset pemerintah yang terlindungi, Bukittinggi ditargetkan mampu mempertahankan perannya sebagai salah satu pusat perdagangan, jasa dan pariwisata utama di Sumatera Barat.Kalau ingin, saya juga bisa buatkan 3 judul alternatif yang lebih “menggigit” untuk media online, dengan angle ekonomi, aset daerah, atau pariwisata.(Harika)