BUKITTINGGI, Suarapribumi.co,id – Reses anggota DPRD Kota Bukittinggi di Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB) tidak sekadar menjadi agenda penyerapan aspirasi. Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan pembangunan yang dinilai masih perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.
Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Yerry Amiruddin, SE, menggelar Reses Masa Sidang III Tahun 2025/2026 di Kelurahan Pekan Labuah, Kamis (6/8/2026). Kegiatan itu dihadiri Camat ABTB, tokoh masyarakat, ninik mamak, alim ulama, kepala sekolah, pemuda, serta perwakilan organisasi masyarakat.
Beragam persoalan disampaikan masyarakat dalam dialog tersebut. Mulai dari kebutuhan sarana pendidikan, perbaikan infrastruktur lingkungan, fasilitas olahraga, pelayanan kesehatan hingga penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku UMKM.
Yerry Amiruddin mengatakan, reses merupakan bagian penting dari tugas anggota DPRD untuk mengetahui secara langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan.
Menurutnya, masukan masyarakat akan menjadi bahan dalam memperjuangkan program pembangunan, terutama yang menyangkut kepentingan dan kebutuhan dasar warga.
“Reses ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung apa yang dibutuhkan masyarakat. Aspirasi tersebut akan kami bawa dan perjuangkan sesuai kewenangan serta kemampuan anggaran daerah,” ujarnya.
Di tengah penyesuaian anggaran akibat kebijakan efisiensi pemerintah, Yerry menegaskan bahwa bukan berarti seluruh aspirasi masyarakat harus berhenti. Menurutnya, setiap usulan tetap perlu dipetakan berdasarkan tingkat urgensi dan manfaatnya bagi masyarakat.
Sejumlah aspirasi yang muncul dalam pertemuan tersebut berkaitan dengan sektor pendidikan. Kepala SD Negeri 03 Pekan Labuah, misalnya, mengusulkan penambahan ruang belajar agar kegiatan sekolah dapat berlangsung lebih efektif dalam satu kawasan.
Selain ruang belajar, peningkatan sarana pendidikan dan pembangunan pagar sekolah juga menjadi kebutuhan yang disampaikan kepada wakil rakyat tersebut.
Pada sektor infrastruktur, masyarakat mendorong peningkatan kualitas jalan lingkungan. Warga juga mengusulkan renovasi lapangan olahraga yang selama ini menjadi salah satu fasilitas penting bagi aktivitas generasi muda.
Sementara dari sisi ekonomi, masyarakat berharap adanya program pemberdayaan yang lebih konkret bagi pelaku UMKM. Penguatan usaha kecil dinilai penting karena menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat setempat.
Sejumlah aspirasi pembangunan sebelumnya juga telah direalisasikan. Di antaranya pengadaan satu unit ambulans yang dikelola melalui Masjid Jami’ Tigo Baleh dan dapat dimanfaatkan masyarakat. Pembangunan akses jalan menuju Surau Lalang juga telah terlaksana sebagai tindak lanjut atas usulan warga.
Camat Aur Birugo Tigo Baleh mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dan aktif menyampaikan berbagai persoalan dalam kegiatan tersebut.
Ia mengatakan seluruh aspirasi yang disampaikan akan dihimpun untuk selanjutnya menjadi bahan pembahasan bersama perangkat daerah sesuai kewenangan dan kemampuan keuangan daerah.
Bagi masyarakat ABTB, reses tersebut menjadi momentum untuk memastikan kebutuhan di tingkat lingkungan tidak terlewat dalam proses perencanaan pembangunan. Aspirasi warga kini diharapkan tidak berhenti pada forum pertemuan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program yang benar-benar dirasakan manfaatnya.(Harika)




