oleh

Bersama Dinas Pertanian Lomba Forikan digelar Untuk Meningkatkan Kreatifitas Olahan Serba Ikan.

Asisten III bersama Ketua TP-PKK dan GOW kota Payakumbuh beserta OPD terkait lainnya dalam pelaksanaan lomba FORIKAN yg berlokasi di kantor Dinas Pertanian

Payakumbuh, SUARAPPRIBUMI — Dinas Pertanian bersama Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan), dan TP-PKK Payakumbuh, Selasa(30/4/2019), menggelar lomba memasak serba ikan yang berlokasi di halaman Kantor Dinas pertanian kota payakumbuh dengan mengusung tema ” Melalui lomba masak ikan kita tingkatkan kesehatan masyarakat”.

Acara lomba memasak serba ikan ini dibuka secara langsung oleh walikota payakumbuh dalam hal ini diwakilkan oleh Asisten III Amriul Dtk Karayiang.

Dalam sambutannya amriul mengatakan sangat mengapresiasi acara ini, semoga kedepannya diperbanyak ivent mulai dari tingkat kelurahan sampai kecamatan dengan konsisten mengolah makanan-makanan dari ikan yang dapat menyehatkan masyarakat pada umumnya dan khususnya untuk keluarga kita.

Kepala Dinas Pertanian kota payakumbuh , Ir.Depi sastra mengatakan, lomba memasak serba ikan ini  bertujuan meningkatkan kreatifitas masyarakat, memperkenalkan keanekaragaman makanan serba ikan, memberikan makanan serba ikan olahan dan menghimbau anak sekolah untuk meningkatkan gizi lewat makan ikan serta memberikan kesempatan bagi peserta untuk menampilkan kreatifitasnya mengolah bahan serba ikan.

“Lomba itu sendiri memiliki sasaran terciptanya keanekaragaman makanan serba ikan yang  sehat dan halal, tersosialisasinya menu beragam bergizi, seimbang, aman dan halal kepada masyarakat, tumbuhnya minat mengkomsumsi ikan, terciptanya budaya makan ikan bagi masyarakat serta tumbuhnya kuliner berbasis ikan di masyarakat,” terangnya.

Sesuai rencana sambung Depi sastra, lomba memasak serba ikan diikuti 27 peserta, terdiri dari utusan ibu-ibu PKK perwakilan dari 5 Kecamatan yang ada di kota payakumbuh. 

Tim juri berasal dari perwakilan Dinas Kesehatan kota payakumbuh,chef Ahmat Azhari dan Herny roska ketua pokja 3 dan juri Cita rasa dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi  Sumatera Barat. Bagi pemenang pertama mendapatkan hadiah Rp. 2.000.000, juara dua Rp. 1.750.000, juara tiga Rp. 1.500.000, Juara empat Rp. 1.250.000, Juara kelima Rp. 1.000.000 ditambah Tropi penghargaan.

Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) kota payakumbuh Dr.Henny yusnita Riza falepi menjelaskan, kehadiran kita hari ini karena kita sadar dan tahu bahwa sangat menyiapkan generasi penerus bangsa menjadi generasi yang sehat, cerdas dan bisa bersaing. Karena itulah kegiatan ini dilaksanakan tiap tahun.

“Lomba ini menampilkan aneka olahan menu keluarga, menu kudapan dan menu Balita berbahan ikan yang lezat dab bergizi tinggi. Dengan lomba masak ikan diharapkan mampu menggugah masyarakat untuk lebih menyukai aneka olahan ikan kaena gizinya yang bermanfaat untuk tumbuh kembang anak dan kecerdasan otak anak-anak,” ulasnya.

Menurut Henny, tantangan terbesar kita adalah, mencegah stunting di Indonesia. Perlu dimulai dari remaja putri sehingga nantinya setelah menikah akan melahirkan anak yang sehat pula.

“Kecendrungan kaum milenial lebih mengkonsumsi makanan cepat saji, tanpa sadar itu makanan sampah, karena kandungn gizinya tidak ada. Sehingga terancam stunting. Karena itu perlu support bersama, bagaimana mengajaak dan membina masyarakat kita, dari bayi dalam kandungan sampai lansia untuk mengkonsumsi ikan. Di dalam ikan ada gizi yang luar biasa. Banyak keajaiban yang ada di dalam ikan. Ditambah lagi, ikan itu murah dan mudah didapat,” jelasnya

Sementara itu Kepala Dinas kelautan dan perikanan provinsi sumatera barat Ir.Yosmeri menuturkan, walaupun di payakumbuh sektor perikanan tergolong lebih kecil karena kita tidak punya laut, tetapi di payakumbuh banyak tambak ikan dan banyak sekali masyarakat yang membudidayakan ikan. Ini justru harus memberi semangat kepada masyarakat untuk mengkonsumsi ikan demi kecukupan gizi dalam ruang lingkup keluarga.

Karena itu yosmeri berharap sosialisasi makan ikan dapat lebih ditingkatkan, kalau perlu pilihkan satu sehari hanya makan ikan. Sehingga Payakumbuh bisa menjadi pioner dalam meningkatkan konsumsi ikan, dari diversifikasi rasa dan diversifikasi produk olahan dari ikan. Bisa pula membuka peluang usaha kuliner bagi yang berjiwa wirausaha.

Tim Juri Mencoba Masakan yg di Olah oleh Salah Satu Kelompok Peserta Lomba Forikan.

Acara lomba masak serba ikan ini juga dihadiri oleh Camat payakumbuh barat L.Kesfrinaldi , Wakil ketua Forikan Magdalena Erwin yunaz
Ibu-ibu pkk perwakilan dari keluraham dan kecamatan di kota payakumbuh.

Komentar

Tinggalkan Balasan