oleh

Peringati Hari Palang Merah Sedunia, PMI kota Payakumbuh lakukan Donor Darah Masal.

Payakumbuh, SUARAPRIBUMI — Palang Merah Indonesia (PMI) kota payakumbuh melakukan donor darah masal dalam rangka memperingati Hari Palang Merah Sedunia yang berlangsung di Sekretriat PMI kota Payakumbuh di Kelurahan kotokociak kubu tapakrajo, kecamatan Payakumbuh Utara. Donor darah juga sebelumnya merupakan program rutin PMI kota payakumbuh agar tetap terjaganya stok di Unit Tranfusi Darah (UTD) yang berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) ADNAAN WD kota Payakumbuh.

Salah seorang pendonor yg merupakan ASN (Wahyu Uliadi Putra) terlihat bahagia saat melakukan donor darah tersebut.

Kekurangan darah merupakan momok yang selalu menjadi massalah di setiap daerah seantero Nusantara, dan hal ini disikapi PMI kota Payakumbuh dengan bertepatan memperingati hari Palang Merah Sedunia untuk melaksanakan program donor darah masal.

Donor darah masal yang dilaksanakan di sekre PMI Jalan Ade Irma Suryani pada Selasa (30/4), berlangsung dari jam 08.00 – 14.00 WIB tersebut banyak masyarakat yg antusias untuk mendonor, tidak hanya masyarakat pada umumnya, dari kalangan guru sampai artis atau pekerja seni daerah dan juga anak sekolah ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Ini bagian dari cara kita mengkampanyekan kepada masayarakat agar mau melakukan donor darah, dan hal ini membuat orang tertarik untuk donor darah yang nantinya akan menjadi candu bagi si pendonor untuk terus melakukan donor darah, sehingga akan semakin banyak orang yang terbantu dalam hal ini untuk bantuan darah,” ucap Robby Muchsis selaku Wakil Ketua Bidang Pelayanan Kesejahteraan Sosial, Kesehatan dan Donor Darah di PMI kota Payakumbuh.

Pihak PMI kota Payakumbuh menargetkan untuk donor darah masal pada peringatan hari Palang Merah Sedunia yg diperingati setiap tanggal 8 Mei tersebut sangat berharap lebih banyak dapat darah dari pendonor agar ketersediaan stok darah di Unit Transfusi Darah kota Payakumbuh terjaga sehingga kesulitan stok darah yg selama ini sering terjadi dapat di hindari hendaknya, tambahnya.

“Sebenarnya peringatan hari donor darah sedunia itu jatuh pada tanggal 8 Mei, tapi karena itu bertepatan pada bulan suci Ramadhan di tahun 2019 ini dan biasanya para pendonor sedikit pada bulan puasa tersebut karna kami belajar dari pengalaman tahun sebelumnya sehingga di percepat pelaksanaannya dan sekaligus untuk menjaga dan menambah stok darah pada saat bulan puasa nanti”, pungkasnya menutupi saat ditemui pihak media.

Komentar

Tinggalkan Balasan