Perang terhadap Narkoba di Sumbar Demi Generasi Muda Minangkabau, Aktivis HMI Apresiasi Langkah Awal Kapolda

Nasional38 views

 

Jakarta, 18 Juli 2026 – Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Benny Ario, mengapresiasi langkah awal Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, dalam memimpin pemberantasan peredaran gelap narkotika melalui pemusnahan barang bukti hasil pengungkapan puluhan kasus. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti komitmen nyata kepemimpinan baru Polda Sumbar dalam menjaga keamanan dan menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba.

 

Benny menegaskan bahwa perang terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Sumatera Barat harus menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, upaya tersebut merupakan bagian dari ikhtiar untuk menyelamatkan generasi muda Minangkabau sebagai aset masa depan daerah dan bangsa.

 

“Perang terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Sumatera Barat harus menjadi gerakan bersama. Ini adalah upaya untuk menyelamatkan generasi muda Minangkabau dari ancaman narkotika yang dapat merusak masa depan mereka,” ujar Benny Ario, Sabtu (18/7).

 

Ia menilai, langkah cepat Kapolda Sumbar yang baru menjabat menunjukkan keseriusan Polri dalam menjadikan pemberantasan narkotika sebagai salah satu prioritas utama. Menurutnya, pemusnahan barang bukti bukan sekadar memenuhi tahapan proses hukum, tetapi juga menjadi pesan tegas bahwa aparat tidak memberikan ruang bagi pelaku kejahatan narkotika.

 

Benny berharap keberhasilan pengungkapan kasus narkotika dapat terus ditingkatkan hingga mampu membongkar jaringan yang lebih besar, termasuk bandar dan pengendali utama peredaran narkotika.

 

“Penegakan hukum harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengguna yang membutuhkan rehabilitasi hingga para bandar dan aktor intelektual yang mengendalikan jaringan. Dengan demikian, efek jera akan tercipta dan ruang gerak pelaku semakin sempit,” katanya.

 

Ia juga menilai keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, organisasi kepemudaan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini.

 

“Kami mendukung penuh langkah Kapolda Sumbar beserta jajaran dalam memerangi narkotika. Semoga berbagai langkah yang telah dilakukan menjadi awal yang baik untuk mewujudkan Sumatera Barat yang bersih dari peredaran narkoba dan mampu melindungi generasi muda Minangkabau,” tutup Benny Ario.