oleh

Banyak Point Menarik, PSSI Limapuluh Kota Hasilkan Keputusan Inovatif

Limapuluh Kota, Suarapribumi.co.id – Setelah melakukan rapat perdana secara virtual, tidak menunggu waktu lama Komite Eksekutif Askab PSSI Lima Puluh Kota kembali mengadakan rapat Exco kedua atau perdana secara tatap muka di rumah kediaman Ketua Askab PSSI Lima Puluh Kota Rizki Kurniawan Nakasri (RKN) di Gurun Kec. Harau pada Minggu, 15 Februari 2021.

Selain itu, Askab PSSI Lima Puluh Kota juga berkesempatan mendapat kunjungan silaturrahmi dari Asprov PSSI Sumatera Barat yang mana turut hadir dalam silaturrahmi tersebut adalah Sekretaris Asprov PSSI Sumatera Barat, Hendra Dupa, Komite Wasit Asprov PSSI Sumatera Barat, Yulius Dede, Wakil Sekretaris Asprov PSSI Sumatera Barat, Makmur dan rombongan lainnya.

Sementara itu dari Askab PSSI Lima Puluh Kota hadir lengkap seluruh Komite Eksekutif seperti Wakil Ketua Ismail, Anggota Komite Eksekutif Elderson, Isra Dharma Suyandra, Zulpadli, Verdy Dekker, Yondrivel dan juga Sekretaris Taufik Hidayatullah Ihsan.

Acara diawali dengan ramah tamah dan sharing kondisi Sepak Bola secara umum dengan ditemani hidangan durian dan lamang.

Anggota Exco PSSI Lima Puluh Kota tidak menyia-menyiakan kesempatan bisa silaturrahmi langsung dengan Asprov dengan tidak sungkan bertanya berbagai hal tentang Sepak Bola khususnya roda Organisasi PSSI itu sendiri.

Hasil silaturrahmi ini secara tidak langsung berhasil memotivasi pengurus Askab untuk segera bergerak demi kemajuan Sepak Bola Lima Puluh Kota.

“Terimakasih kita ucapkan atas kunjungan Asprov PSSI Sumatera Barat, selain banyak mendapat ilmu-ilmu baru juga berhasil memotivasi kita untuk segera bergerak demi kemajuan Sepak Bola Lima Puluh Kota”, ujur ketua Askab PSSI Lima Puluh Kota RKN.

Acara Silaturrahmi dilanjutkan dengan rapat Exco yang langsung dipimpin oleh RKN selaku ketua.

Beberapa poin utama yang dibahas antara lain adalah segeranya dilakukan perampungan kabinet atau struktur kepengurusan Askab PSSI Lima Puluh Kota periode 2021-2025.

RKN menegaskan bahwa struktur kepengurusan Askab kedepan akan diisi oleh orang-orang yang mau berkomitmen dan terbukti kecintaannya terhadap Sepak Bola Lima Puluh Kota serta orang-orang yang sudah tidak diragukan lagi mau berkorban demi kemajuan bukan yang ada kepentingan.

RKN juga menjelaskan bahwa Struktur Askab akan diusahakan seefesien mungkin dan insya Allah akan merangkul semua pihak yang mau berjuang untuk Sepak Bola Lima Puluh Kota sehingga kedepan insan Sepak Bola Lima Puluh Kota bisa bersatu demi kemajuan.

“Satu minggu kedepan Struktur pengurus akan dirampungkan, dan pengurus yang akan diberi amanah segera dikukuhkan dalam acara pelantikan dan kongres tahunan pertama yang direncanakan akan dilaksanakan paling lambat pertengahan bulan maret,” ujar RKN.

Selain acara pelantikan, dalam kongres nantinya juga akan dibahas program jangka pendek dan jangka panjang Askab PSSI Lima Puluh Kota empat tahun kedepan.

Pengesahan Draft Statuta Askab PSSI Lima Puluh Kota juga menjadi agenda penting pada kongres karena penetapan statuta sudah menjadi PR tersendiri bagi Askab mengingat hal tersebut bersifat wajib untuk menjalankan Roda Organisasi PSSI.

“Draft Statuta Asosiasi PSSI Kab. Lima Puluh Kota sudah kita rampungkan, Komite Eksekutif telah berhasil merumuskan hal ini karena menganggap statuta adalah elemen yang sangat penting dalam Organisasi PSSI” ujar Sekretaris Askab PSSI Lima Puluh Kota Taufik Hidayatullah Ihsan.

Selain agenda perampungan, pelantikan pengurus dan pelaksanaan kongres, dalam rapat Komite Eksekutif kali ini juga dibicarakan program jangka pendek yang akan dilakakukan oleh Komite Eksekutif.

Program yang akan dilakukan mengerucut kepada pelaksanaan kursus pelatihan lisensi “D” Nasional. Exco berharap kursus pelatihan ini dapat dilaksanakan menjelang puasa Ramadhan dan diikuti minimal 1 orang perwakilan dari masing-masing nagari yang ada di Kabupaten Lima Puluh Kota.

“Di Indonesia masih kekurangan 15.000 pelatih berlisensi, sesuai data yang kita dapat dari Asosiasi Pelatih PSSI, kita berharap di Lima Puluh Kota tidak masuk data 15.000 orang tersebut, oleh sebab itu Lisensi pelatih harus segera kita lakukan, dan kita juga telah mendapat lampu hijau dari Asprov PSSI Sumatera Barat dalam pelaksanaan program ini” tutup RKN.

Pewarta: Syafri Ario, S. Hum

Komentar

Tinggalkan Balasan