Polres Tanah Datar dan Forkopimda Bersatu Hijaukan Daerah, Tanam 1.000 Pohon

Berita, Daerah52 views

Tanah Datar, SuaraPribumi.co.id – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan menjadi pesan utama dalam gerakan penanaman pohon serentak yang digelar di seluruh Sumatera Barat, Rabu (24/6/2026). Di Kabupaten Tanah Datar, aksi tersebut diwujudkan melalui penanaman 1.000 bibit pohon yang dipusatkan di Balai Selasa, Nagari Simpuruik, Kecamatan Sungai Tarab.

Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 itu dipimpin langsung Kapolres Tanah Datar AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi S., S.H., S.I.K., M.I.K., bersama unsur Forkopimda, akademisi, dan masyarakat.

Gerakan penghijauan tersebut terhubung secara virtual dengan kegiatan serupa di 19 kabupaten dan kota se-Sumatera Barat yang dipimpin langsung Kapolda Sumbar Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta dari kawasan bekas tambang di Kota Sawahlunto.

Dalam arahannya, Kapolda Sumbar menegaskan bahwa kerusakan lingkungan telah menjadi tantangan serius yang harus dihadapi secara bersama-sama. Karena itu, Polri mengambil peran aktif melalui gerakan penghijauan sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat dan lingkungan.

“Kita menyadari bahwa kerusakan lingkungan telah menjadi tantangan besar bagi kita semua. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap pelestarian lingkungan, sekaligus upaya mengembalikan fungsi lahan, termasuk lahan bekas tambang, agar kembali produktif dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kapolda Sumbar.

Menurutnya, upaya menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah atau aparat semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Penanaman pohon menjadi salah satu langkah sederhana namun memiliki dampak besar dalam menjaga keseimbangan alam serta mengurangi risiko bencana.

Di Tanah Datar, sebanyak 1.000 bibit pohon ditanam sebagai bagian dari program reklamasi lahan dan mitigasi bencana. Langkah tersebut juga menjadi upaya mencegah terjadinya tanah longsor dan banjir bandang yang dalam beberapa tahun terakhir menjadi ancaman bagi sejumlah wilayah di Sumatera Barat.

Polres Tanah Datar sebelumnya juga aktif melakukan penghijauan di sepanjang aliran Sungai Lona, kawasan yang terdampak parah akibat bencana galodo dan banjir bandang. Program tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap gerakan “Hijaukan Sumbar Kembali” yang diinisiasi Polda Sumbar.

Selain dihadiri Kepala Dinas Pertanian Tanah Datar Sri Mulyani yang mewakili Bupati Tanah Datar, kegiatan itu juga diikuti Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Arm Hendriyana, Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Datar Ryan Palasi, S.H., M.H., perwakilan lembaga peradilan, mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar, serta berbagai unsur masyarakat.

Melalui program Culture Policing, Polda Sumbar mendorong kehadiran Polri tidak hanya sebagai penjaga keamanan dan penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak perubahan sosial yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah dan pelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan. (Harika)