Rayakan 100 Tahun Jam Gadang, Bukittinggi Tegaskan Visi Kota Hijau Ramah Pejalan Kaki Melalui Fun Run Internasional

Berita, Daerah30 views

SuaraPribumi.co.id, BUKITTINGGI – Memperingati usia emas satu abad berdirinya Jam Gadang, Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Ikatan Alumni (IKA) Universitas Andalas sukses menghentak kota dengan pergelaran International Jam Gadang Fun Run 2026, Minggu (7/6).

 

Mengambil titik start dan finish di Pelataran Jam Gadang, ajang lari 5 kilometer ini menjadi momentum deklarasi Bukittinggi sebagai kota masa depan yang sehat, hijau, dan humanis.

 

Ajang yang diikuti oleh ribuan pencinta olahraga lari dan delegasi internasional ini menjadi panggung bagi Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, untuk menyuarakan komitmen tata kota yang lebih ramah lingkungan.

 

Pemkot Bukittinggi saat ini tengah gencar membangun infrastruktur yang memprioritaskan pejalan kaki serta meningkatkan kenyamanan ruang publik guna mendukung ekosistem pariwisata yang berkelanjutan (sustainable tourism).

 

Semangat keberlanjutan tersebut tercermin nyata dalam penyelenggaraan acara, di mana panitia menyediakan hadiah utama berupa dua unit motor listrik sebagai bentuk kampanye pengenalan kendaraan ramah lingkungan guna mengurangi emisi karbon di kawasan wisata.

 

Selain itu, keterlibatan aktif institusi kesehatan seperti BPJS Kesehatan dan Taspen mempertegas bahwa sinergi ini bertujuan membangun masyarakat yang lebih bugar dan produktif.

 

Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri RI sekaligus Ketua IKA Unand, Denny Abdi, yang membuka langsung acara tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap konsep pengembangan pariwisata berbasis olahraga (sport tourism) ini.

 

Menurutnya, potensi sejarah dan alam Bukittinggi yang luar biasa harus dikelola secara rapi dan profesional agar mampu bersaing di tingkat global.

 

Dengan hadirnya dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat serta sektor perbankan seperti Bank Nagari, International Jam Gadang Fun Run 2026 tidak hanya berhasil menggerakkan ribuan masyarakat untuk hidup sehat, namun juga terbukti memberikan dampak ekonomi langsung bagi para pelaku usaha lokal yang memadati area sekitar cagar budaya Jam Gadang. ( Harika)