Payakumbuh, Suarapribumi.co.id — Dalam rangka upaya penanggulangan kemiskinan ekstrim dan meredam dampak inflasi akibat kenaikan harga BBM berdasarkan arahan Mendagri, maka Kel. Napar Kec. Payakumbuh Barat mengeluarkan Surat No. 400/59/NP-PU/X/2022 Perihal imbauan Tanam Pangan Cepat Panen Antisipasi Kemiskinan Extrim & Tekan Angka Inflasi tertangal 6 Oktober 2022.
Dalam surat tersebut Lurah Napar Alrinaldi mengimbau kepada seluruh warga Kel. Napar agar: Pertama, melakukan gerakan tanam pangan cepat panen dgn memanfaatkan pekarangan rumah dan lahan-lahan kosong yg masih ada di Kel. Napar;
Kedua, masyarakat menanam bahan pangan dan sayuran yg mudah dipanen seperti: cabe, bawang, tomat, terong, saladry, wortel, bayam/kangkung serta sayuran lainya;
Ketiga, menanam tanaman cepat panen tersebut dgn sistem hidroponik/polibek bagi masyarakat yg tidak memiliki lahan;
Keempat, warga masyarakat yg terkendala dlm hal bibit/pupuk untuk melapor pd Kelurahan & akan dikoordinasikan bantuan melalui Dinas Pertanian serta Dinas Ketapang;
Kelima, meminta pengarahan, pembinaan & penyuluhan dari PPL yg telah ditugaskan sehingga Gerakan ini dapat berjalan efektif serta menguntungkan bagi seluruh warga masyarakat.
Berdasarkan imbauan tersebut maka Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT Harapan Bunda) binaan Kel. Napar Mildawati beserta anggota langsung merespon dengan segera menanam tanaman pangan cepat panen cabe, bawang, tomat, terong, saladry, bayam/kangkung, wortel serta sayuran lainya tersebut.
Menurut keterangan Ketua KWT sampai tgl 11 November ini tanaman tersebut telah membuahkan hasil dengan telah Panen sebanyak 2 (dua) kali. Hasil panen tersebut telah dibagikan kepada anggota kelompok dan juga pada masyarakat sekitar.
Ketua KWT Mildawati berharap hasil panen tersebut dapat mengurangi beban ekonomi ibuk-ibuk anggota KWT serta warga Kel. Napar mengingat harga bahan kebutuhan pokok saat ini masih cukup tinggi.
Dengan keberhasilan tersebut kedepan KWT Harapan Bunda Kel. Napar akan lebih mengembangkan lahan guna menanam tanaman cepat panen yg sejenis saja sehingga diharapkan hasilnya akan lebih maksimal. Selain itu kedepan juga akan di bangun pondok pembibitan dan benih yg bertujuan untuk dibagikan kepada warga secara gratis.
Disamping kegiatan Kebun KWT diatas, Alrinaldi Lurah Napar juga menyampaikan bahwa di Kantor Kel. Napar juga telah ditanam berbagai jenis tanaman pangan cepat cabe, bawang, tomat, terong, saladry, bayam/kangkung, wortel serta sayuran lainya guna memotivasi serta memberi contoh kepada warga agar melakukan hal yang sama sehingga kegiatan upaya penanggulangan kemiskinan ekstrim dan meredam dampak inflasi dapat berjalan secara efektif.
Untuk mendukung hal itu Lurah juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh dan dalam waktu dekat akan segera dibagikan bantuan sebagai berikut: Pupuk kandang; Pupuk NPK; Polibag; serta benih siap tanam.
“Bantuan tersebut nantinya akan didistribusikan oleh Kelurahan kepada KWT serta warga yang membutuhkan. Diharapkan dengan adanya bantuan tersebut akan lebih meningkatkan minat warga untuk terus membudidayakan tanaman cepat panen ini di rumah masing-masing sehingga dampak kemiskinan ekstrim & inflasi yang terjadi tidak begitu terasa oleh warga masyarakat Kel. Napar,” ujarnya. (Syf)
Editor: Syafri Ario, S. Hum




