oleh

Jelang Musrenbang, 47 Tenaga Faskel Dilatih Bappeda Payakumbuh

Payakumbuh, SUARAPRIBUMI — Tenaga Fasilitator dari setiap Kelurahan di Kota Payakumbuh dilatih Pemko Payakumbuh di Kantor Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk mempersiapkan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) mendatang.

47 orang Faskel diberikan materi oleh narasumber dari Badan Keuangan Daerah (BKD), Dinas PUPR, dan Bappeda selama 2 hari, Kamis dan Jum’at, 17-18 Oktober 2019.

Kepala Bappeda Kota Payakumbuh Ifon Satria Chan dalam sambutannya mengatakan keberadaan Fasilitator Kelurahan merupakan hal yang vital dalam perencanaan pembangunan daerah. Karena mereka lah yang langsung berinteraksi dan menampung usulan pembangunan dari setiap RT/RW maupun lembaga kemasyarakatan yang ada di wilayahnya masing-masing.

“Faskel merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah dan parpanjangan lidah dari masyarakat, keberadaan faskel dalam setiap musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) menjadi hal yang sangat esensi sekali untuk kita di Kota Payakumbuh,” kata Ifon.

Ifon juga menerangkan, tahun 2019 ini Kota Payakumbuh dinobatkan sebagai Kota Perencana Pembangunan terbaik Sumatera Barat, dimana perencanaan yang dilaksanakan sesuai dengan kapasitas dan pembangunan daerah. Pemko Payakumbuh ingin menjaga prestasi ini.

“Kami berharap besar kepada Faskel agar setiap usulan yang ditampung nantinya realistis dan kita mampu untuk mewujudkannya. Sebagai mediator dalam perencanaan pembangunan, peran Faskel akan sangat nampak disini,” kata Ifon.

Sementara itu, dari jauh jauh hari, Walikota Payakumbuh mengatakan Penghargaan itu adalah sebagai cambuk dan batu loncatan yang lebih baik lagi bagi Payakumbuh, dalam rangka menghadirkan pembangunan yang merata dan tepat sasaran untuk masyarakat Payakumbuh yang dimulai dari proses perencanaan yang efektif dan baik.

Payakumbuh, SUARAPRIBUMI — Tenaga Fasilitator dari setiap Kelurahan di Kota Payakumbuh dilatih Pemko Payakumbuh di Kantor Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk mempersiapkan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) mendatang.

47 orang Faskel diberikan materi oleh narasumber dari Badan Keuangan Daerah (BKD), Dinas PUPR, dan Bappeda selama 2 hari, Kamis dan Jum’at, 17-18 Oktober 2019.

Kepala Bappeda Kota Payakumbuh Ifon Satria Chan dalam sambutannya mengatakan keberadaan Fasilitator Kelurahan merupakan hal yang vital dalam perencanaan pembangunan daerah. Karena mereka lah yang langsung berinteraksi dan menampung usulan pembangunan dari setiap RT/RW maupun lembaga kemasyarakatan yang ada di wilayahnya masing-masing.

“Faskel merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah dan parpanjangan lidah dari masyarakat, keberadaan faskel dalam setiap musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) menjadi hal yang sangat esensi sekali untuk kita di Kota Payakumbuh,” kata Ifon.

Ifon juga menerangkan, tahun 2019 ini Kota Payakumbuh dinobatkan sebagai Kota Perencana Pembangunan terbaik Sumatera Barat, dimana perencanaan yang dilaksanakan sesuai dengan kapasitas dan pembangunan daerah. Pemko Payakumbuh ingin menjaga prestasi ini.

“Kami berharap besar kepada Faskel agar setiap usulan yang ditampung nantinya realistis dan kita mampu untuk mewujudkannya. Sebagai mediator dalam perencanaan pembangunan, peran Faskel akan sangat nampak disini,” kata Ifon.

Sementara itu, dari jauh jauh hari, Walikota Payakumbuh mengatakan Penghargaan itu adalah sebagai cambuk dan batu loncatan yang lebih baik lagi bagi Payakumbuh, dalam rangka menghadirkan pembangunan yang merata dan tepat sasaran untuk masyarakat Payakumbuh yang dimulai dari proses perencanaan yang efektif dan baik.

Komentar

Tinggalkan Balasan