Arisal Aziz Dorong Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Menjaga Persatuan di Era Digital

Berita45 views

PAYAKUMBUH,SuaraPribumi.co.id– Penguatan karakter kebangsaan dinilai menjadi kunci menghadapi tantangan di era digital. Di tengah derasnya arus informasi dan pesatnya perkembangan teknologi, generasi muda diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan, toleransi, dan semangat kebangsaan.

Pesan tersebut disampaikan Anggota DPR RI Fraksi PAN Komisi XIII, H. Arisal Aziz, saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Hotel Mangkuto, Kota Payakumbuh, Kamis (6/8/2026). Kegiatan itu diikuti ratusan peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa, generasi muda, niniak mamak, tokoh masyarakat, hingga masyarakat umum dari Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota.

Dalam pemaparannya, Arisal Aziz menekankan bahwa generasi muda memiliki peran strategis sebagai penerus bangsa. Menurutnya, pemahaman terhadap Empat Pilar MPR RI harus terus ditanamkan agar mereka mampu menyaring informasi secara bijak sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Anak-anak muda hari ini adalah pemimpin masa depan. Karena itu, mereka harus memiliki fondasi kebangsaan yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang dapat memecah belah persatuan,” ujar Arisal Aziz.

Ia menjelaskan, Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar materi sosialisasi, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, menjaga toleransi, dan mengutamakan kepentingan bangsa.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan Direktur Pengendalian Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang memaparkan pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila sebagai benteng menghadapi tantangan global. Menurutnya, penguatan ideologi bangsa menjadi langkah penting dalam membangun masyarakat yang tangguh dan tetap berpegang pada jati diri bangsa Indonesia.

Suasana sosialisasi berlangsung dinamis. Peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai tantangan menjaga persatuan di tengah perkembangan media digital, termasuk pentingnya membangun budaya literasi digital dan memperkuat semangat gotong royong.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, Ketua Pengadilan Negeri Payakumbuh Aziz Warma, perwakilan Kejaksaan Negeri Payakumbuh, Ketua Pengadilan Agama, perwakilan Kodim 0306/50 Kota, perwakilan Polres Payakumbuh, Kepala Lapas Kelas IIB Suliki, unsur Kesbangpol Kota Payakumbuh, anggota DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, serta Ketua BM PAN Sumatera Barat.

Melalui kegiatan ini, Arisal Aziz berharap semangat kebangsaan terus tumbuh di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga mampu menjadi pelopor persatuan dan menjaga keutuhan bangsa di tengah dinamika perkembangan zaman. (Harika)