Tanggap Darurat Bencana Ditutup, Tanah Datar Masuki Masa Transisi Pemulihan

Berita18 views

Tanah Datar, — Pemerintah Kabupaten Tanah Datar resmi mengakhiri masa tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor yang sebelumnya ditetapkan selama 14 hari, terhitung sejak 13 hingga 26 Mei 2026.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, setelah menerima saran dan masukan dari forkopimda dan peserta rapat lainnya memutuskan status tanggap darurat bencana selama 14 hari berakhir tanggal 26 Mei 2026, dan Tanah Datar kini berubah menjadi masa transisi darurat menuju pemulihan.

“Malam ini kami putuskan masa tanggap darurat bencana berakhir dan terhitung mulai tanggal 27 Mei sampai 27 Desember Tanah Datar memasuki masa transisi darurat ke pemulihan pasca bencana,” kata Eka Putra saat memimpin rapat tanggap darurat bencana bersama Forkopimda dan organisasi perangkat daerah terkait di Gedung Indo Jolito, Batusangkar, Senin (25/5/2026) malam.

Sebelumnya, status tanggap darurat diberlakukan di empat kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Tanjung Emas, Padang Ganting, Lintau Buo, dan Lintau Buo Utara.

Eka Putra menjelaskan, perubahan status dilakukan karena masih terdapat sejumlah kerusakan di lokasi terdampak bencana yang memerlukan penanganan lanjutan. Selain itu, pemerintah daerah juga tetap melakukan pemantauan terhadap masyarakat terdampak meski sebagian besar pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing.

“Di lokasi bencana masih terdapat kerusakan yang berdampak pada kehidupan masyarakat sehingga diperlukan penanganan terpadu sesuai prosedur pasca bencana melalui masa transisi darurat,” ujarnya.

Menurut dia, penanganan lanjutan pasca bencana membutuhkan langkah cepat dan tepat sesuai ketentuan perundang-undangan agar proses pemulihan berjalan optimal.

Pada kesempatan itu, Eka Putra juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana.

Ia menyebut dukungan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, relawan, hingga para donatur sangat membantu masyarakat terdampak selama masa tanggap darurat berlangsung.

“Atas nama pemerintah daerah dan pribadi, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu masyarakat terdampak bencana. Semoga apa yang dilakukan menjadi amal ibadah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Tanah Datar dr. Ermon Reflin mengatakan seluruh warga terdampak selama masa bencana telah mendapatkan pelayanan dan bantuan yang dibutuhkan.

Ia menyebut kondisi di lapangan kini mulai membaik, termasuk rumah-rumah warga yang telah dibersihkan secara bergotong royong.

“Pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing dan dibekali bantuan sembako menjelang Idul Adha. Ke depan, pendampingan tetap dilakukan selama masa transisi darurat,” ujarnya. (Harika).