Regenerasi Birokrasi Bukittinggi: Antara Sumpah PNS Muda dan Masa Purna Bakti Melfi Abra

Berita14 views
BUKITTINGGI – Suasana khidmat menyelimuti rumah dinas Wali Kota Bukittinggi pada Selasa (7/4/2026) saat berlangsungnya prosesi estafet pengabdian di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi. Wali Kota Ramlan Nurmatias secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sekaligus mengambil sumpah janji bagi 58 Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru, yang bertepatan dengan momen pelepasan salah satu birokrat terbaik kota tersebut, Melfi Abra, yang memasuki masa purna tugas.

Sebanyak 58 aparatur muda yang menerima SK tersebut terdiri dari 47 orang formasi CPNS tahun 2024, 8 orang lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), serta 3 orang lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD). Kehadiran tenaga muda ini diharapkan menjadi darah segar bagi birokrasi Bukittinggi untuk menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks dan dinamis.

Dalam arahannya, Wali Kota Ramlan Nurmatias menegaskan bahwa pengambilan sumpah ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan sebuah komitmen moral yang berat kepada bangsa dan masyarakat. Ia menekankan agar para PNS baru senantiasa menjunjung tinggi kejujuran, disiplin, dan integritas. Secara khusus, Ramlan memberikan peringatan keras agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjaga netralitas dan tidak terjebak dalam pusaran politik praktis. Menurutnya, ASN yang memiliki kinerja unggul akan selalu dibutuhkan oleh pimpinan mana pun tanpa harus terlibat dalam politik.

Momen penyerahan SK bagi pegawai muda ini terasa semakin bermakna dengan hadirnya Melfi Abra, sosok birokrat senior yang menerima SK pensiun setelah mengabdi selama 42 tahun. Perjalanan panjang Melfi Abra, yang pernah dipercaya memimpin berbagai posisi strategis seperti Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Dinas Pariwisata hingga jabatan terakhirnya sebagai Staf Ahli Wali Kota bidang Administrasi dan Keuangan, menjadi potret dedikasi nyata bagi para penerus yang baru saja dilantik.

Ramlan berharap para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat membina para PNS baru ini dengan baik, membuka ruang bagi pengembangan kompetensi, serta memastikan mereka bekerja secara profesional dan akuntabel. Menutup sambutannya, Wali Kota berpesan agar momentum ini menjadi awal pengabdian yang tulus untuk memberikan yang terbaik bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kota Bukittinggi. (Harika)