Payakumbuh —Suarapribumi.co.id Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus menyampaikan turut berbahagia dengan sebuah mesjid telah berdiri megah di lingkungan Kampus IV Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat di Nagari Koto Nan Ompek.
Pembangunan Mesjid Alhidayah itu merupakan wakaf dari Hamba Allah H. Hendri dan Hj. Asweti, bersamaan dengan pembangunan mesjid di Kampus III UM Sumbar di Kota Bukittinggi.
“Selamat kepada UM Sumbar atas berdirinya rumah ibadah yang megah, mewah, dan sejuk. Semoga dengan meningkatnya sarana dan prasarana di kampus, semakin mantap membangun kecerdasan akademis dan spiritual generasi muda kita,” kata Hamdi.
Kepada donatur, Hamdi menyampaikan apresiasi karena mesjid ini tak hanya akan memberikan manfaat bagi lingkungan kampus saja, bahkan juga kepada masyarakat di dua kelurahan dan sekitarnya.
“Mesjid ini berada di perbatasan Kelurahan Bulakan Balai Kandi dan Tanjuang Godang Sungai Pinago, juga dekat sekali dengan kantor DPRD, nanti bisa lah kami anggota dewan nompang salat disini, apalagi buat Salat Jumat,” ujarnya.
Peresmian mesjid itu turut dihadiri Wali Kota Riza Falepi, Pimpinan Muhammadiyah, Rektor Riki Saputra, Kepala OPD, camat, lurah, pengurus mesjid, dan tokoh masyarakat setempat. (rls/intan)





These thc a flower cheap ended up being much more enjoyable than expected. The sip was actually palatable, which is not eternally the victim with products like this, and the texture was cushy without attractive uncomfortable or messy. The packaging also looked virtuoso and easy as pie to penetrate, which gave the whole product a more премиум feel. They unreliably nicely into a common conventional and kept things spartan, which made them gentle to come back to. Complete, they felt thoughtfully made and not gimmicky.