Payakumbuh, Suarapribumi.co.id — Sarga selaku penyelenggara kegiatan pacuan kuda di Kota Payakumbuh menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan kompetisi serta mendorong perkembangan industri pacuan kuda di Indonesia agar semakin profesional dan berstandar internasional.
Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Lapangan Tenis Kubu Gadang, Kota Payakumbuh, Minggu (23/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi penyelenggara untuk menyampaikan evaluasi sekaligus menerima berbagai masukan dari awak media terkait pelaksanaan pacuan kuda.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam sesi tanya jawab adalah kondisi jumlah penonton yang dinilai lebih sepi dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya. Pihak Sarga menjelaskan, salah satu perbedaan tahun ini terdapat pada harga tiket masuk. Jika pada tahun sebelumnya tiket dibanderol Rp10 ribu, tahun ini harga tiket ditetapkan Rp25 ribu.
Namun, harga tersebut sekaligus dikemas dengan pemberian payung kepada setiap pengunjung yang masuk. Dengan demikian, nilai yang dibayarkan pengunjung dinilai sebanding dengan fasilitas yang diterima.
Pihak Sarga menyampaikan bahwa seluruh masukan dari masyarakat maupun media akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan kegiatan berikutnya.
Sesi tanya jawab dalam konferensi pers tersebut juga menjadi bagian penting bagi Sarga untuk mendengarkan berbagai pandangan dan masukan terkait pelaksanaan pacuan kuda di Payakumbuh.
Target Bangun Industri Pacuan Kuda Berstandar Internasional
Sarga memiliki misi jangka panjang untuk membangun industri pacuan kuda di seluruh Indonesia yang memiliki standar internasional.
Dalam menjalankan misi tersebut, Sarga bekerja sama dengan Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi), termasuk dalam menentukan daerah dan waktu pelaksanaan kompetisi pacuan kuda di berbagai wilayah Indonesia.
Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong pacuan kuda tidak hanya sebagai kegiatan olahraga dan hiburan masyarakat, tetapi juga berkembang menjadi sebuah industri olahraga yang profesional dan memiliki daya tarik lebih luas.
Konferensi pers tersebut turut dihadiri Ketua Komisi Pacu PP Pordasi Ir. Munawir, Direktur Komersial Sarga Diana Airin, VP Marketing & Operation Kevin Jonathan, Director of Sales NEP Middle East & Asia (Southeast Asia) Sherman Tan, serta Ketua Pordasi Sumatera Barat Deri Asta.
Sementara itu, Mardion, anggota DPRD Kota Payakumbuh sekaligus pihak penyelenggara di daerah, menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam memeriahkan kegiatan pacuan kuda tersebut.
Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan pacuan kuda sekaligus mendukung perkembangan olahraga berkuda di Kota Payakumbuh.
“Melalui evaluasi yang dilakukan, Sarga berharap penyelenggaraan pacuan kuda ke depan dapat semakin profesional, memberikan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat, serta menjadi bagian dari upaya membangun industri pacuan kuda Indonesia yang berstandar internasional,” ujarnya.(Syafri Ario)




