oleh

TPQ Mesjid Nurul Huda Khatam, Wako ; Kegiatan ini Hendaknya Membuat Kita Semua Mempelajari dan Memahami Al-Quran

Payakumbuh, SUARAPRIBUMI — Masyarakat Payonibung Kelurahan Taratak Padang Kampuang Kenagarian Koto Nan Gadang Kecamatan Payakumbuh menggelar perayaan khatam al quran dan pawai takruf yang dilepas langsung Walikota Payakumbuh Riza Falepi didampingi Forkopimda, Anggota DPRD, Camat Payakumbuh Utara, Ketua KAN Koto Nan Gadang, A. Dt. Patiah Baringek, Kepala KUA, Lurah Taratak Padang Kampuang, Syarfinal dan tokoh masyarakat setempat.

Sebagaimana laporan Ketua pengurus mesjid Nurul Huda Payonibung, S. Dt Kakondo yang sekaligus ketua pelaksana khatam al quran ini kepada Walikota dan undangan, Rabu (18/09/2019) bahwa persiapan khatam telah dirancang panitia sejak 6 bulan lalu. Khatam al quran dibiayai dengan iyuran santri, sumbangan donatur, serta julo-julo (arisan) kenagarian Koto Nan Gadang.

“Khatam al quran di TPQ Mesjid Nurul Huda Payonibung sudah lama tidak digelar. Dan alhamdulillah tahun 2019 ini khatam diikuti 41 santri. Mereka dinyatakan layak dikhatam oleh Guru Mengaji Sari Uswatun Hasanah dan tim serta Tim Seleksi Khatam Kecamatan Payakumbuh Utara,” kata tokoh adat Payonibung ini.

Dilaporkan, Mereka sudah menamatkan bacaan 30 juz dengan 114 suratnya. Selain itu persyaratan berupa kemampuan shalat wajib mandiri, shalat jenazah mandiri, doa harian, juga telah mereka penuhi.

“Kita doakan semoga hal ini akan menjadi bekal bagi anak kita untuk bisa tampil menjadi anak yang shaleh, dan berguna bagi tumbuh kembangnya ajaran islam,”harap S. Dt. Kakondo

Ketua KAN Koto Nan Gadang, A. Dt Patiah Baringek dalam sambutan singkatnya mengapresiasi Pemko Payakumbuh yang memfasilitasi perayaan khatam al quran sebagai sebuah alek nagari. Tigo tungku sajarangan menyatu. Terbukti, pelaksanan khatam mayoritas digelar pada jam dinas dan para peserta khatam al quran diberikan izin guna mengikuti kegiatan tersebut.

Jelang melepas pawai taaruf, Walikota Payakumbuh Riza Falepi menyampaikan ucapan selamat kepada peserta khatam dan walisantri. Kesempatan tersebut, Riza Falepi sampaikan harapannnya sebagai kepala daerah dan tokoh adat kenagarian Koto Nan Gadang.

“Selamat. Hari ini anandaku semua telah mengikuti khatam al quran. Tapi haru ingat, ini bukan serta merta membuat para ananda berhenti belajar al quran. Tapi kegiatan hari ini hendaknya membuat ananda dan kita semua semakin akrab dengan membaca dan menyimak, mempelajari serta mendalami kandungan al quran,” Riza Falepi berpesan.

Dikatakan Riza, dengan dekatnya jati kita pada al quran, insyaallah adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah bisa ditegakkan optimal mulai dari lini terkecil, yakni keluarga.

“Orang yang mengerti kitabullah, insyaallah adat bisa kita optimalkan tumbuh kembangnya di bumi Minangkabau. Usai khatam, teruslah kembangkanlah potensi penguasaan al quran. Karena insan yang dekat dengan al quran adalah insan yang dicintai Allah dan Rasul.ereka dijamin tumbuh menjadi orang yang pintar dan terjaga dari perbuatan maksiat,” Riza pesankan kembali.

Selanjutnya, ulas Riza Falepi. “Perkuatlah motivasi diri dalam meraih prestasi yang lebih baik. Terima kasih kami ucapkan kepada guru mengaji, pengurus mesjid, panitia, orangtua, tokoh masyarakat dan warga. Sehingganya kegiatan keagamaan ini bisa kita gelar sukses. Teruslah membina dan memberikan spirit pada generasi terdepan, yakni anak – anak kita.

Terkait kondisi terkini, yakni kabut asap. Walikota Riza Falepi juga menghimbau agar warga bijaksana dalam ditengah kondisi ini.

“Mari kita tetap tingkatkan PHBS, khususnya pada kondisi kabut asap yang melanda, termasuk dampaknya di Kota Payakumbuh,”pungkas Riza sembari pengambilan dokumen bersama santri dan masyarakat.

Masih di halaman mesjid Nurul Huda Payonibung, Lurah Taratak Padang Kampuang, Syarfinal menerangkan bahwa pawai takruf kjatam al quran diikuti 15 mobil pick up. Terdiri 10 mobil santri, mobil walisantri, bundo kanduang, guru mengaji, penari pasambahan, pengurus dan panitia.

“Pawai dikawal voreigder Polres Payakumbuh bersama mobil penerangan dan ambulans Puskesmas Tarok. Arakan start di Mesjid Nurul Huda mengarah ke Kelurahan OTS, Kelurahan Tigo Koto Dibaruah, pusat kota. Terus ke balai kota, dilanjutkan menuju kelurahan Napar mengarah ke perempatan simpang parit , belok kanan hingga finish di dan halaman mesjid Nurul Huda, Payonibung, kembali,”terang Lurah.

Komentar

Tinggalkan Balasan