Tingkatkan Kemandirian Fiskal, DPRD dan Pemko Bukittinggi Sinkronkan Strategi Capaian PAD

Berita17 views

BUKITTINGGI – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi menggelar rapat kerja strategis bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra guna membahas optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Rapat koordinasi ini dilangsungkan di Ruang Rapat DPRD Kota Bukittinggi, Kamis (15/1/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Bukittinggi, Amrizal, A.Md, dengan didampingi Wakil Ketua DPRD, Zulhamdi Nova Candra.IB, A.Md. Turut hadir Wakil Ketua Komisi II Andi Putra, Sekretaris Komisi II Zulkhairahmi, S.Ak, serta segenap anggota Komisi II lainnya.

Dari pihak eksekutif, hadir Asisten III Administrasi Umum Setdako Bukittinggi, Drs. H. Syafnir, MM, bersama pimpinan OPD penghasil, di antaranya Badan Keuangan, Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan, serta Dinas Pariwisata.

Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Zulhamdi Nova Candra.IB, A.Md, dalam arahannya menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan forum krusial untuk menyamakan persepsi dalam mengejar target pendapatan daerah.

“Rapat kerja ini menjadi forum penting untuk memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif, khususnya dalam upaya meningkatkan PAD. Kami berharap setiap SKPD dapat mengoptimalkan potensi pendapatan sesuai kewenangannya dengan tetap mengedepankan transparansi dan akuntabilitas,” tegas Zulhamdi.

Senada dengan hal tersebut, Asisten III Setdako Bukittinggi, Drs. H. Syafnir, MM, menyambut baik inisiatif evaluasi dari legislatif. Ia menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk menyelaraskan program kerja agar pengelolaan PAD berjalan lebih efektif dan efisien.

“Pemerintah Kota berkomitmen meningkatkan koordinasi perangkat daerah agar PAD memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan pelayanan publik di Bukittinggi,” ujar Syafnir.

Dalam diskusi yang berlangsung dinamis, Komisi II menyoroti berbagai kendala teknis di lapangan serta merumuskan strategi peningkatan PAD untuk tahun anggaran berjalan. Fokus utama pembahasan tertuju pada sektor pariwisata dan perdagangan yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi Kota Bukittinggi.

Rapat kerja ini diharapkan melahirkan rekomendasi strategis dan langkah konkret bagi SKPD mitra untuk menggali potensi pendapatan secara berkelanjutan tanpa mengesampingkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Harika)