Memanas, Jonni Usman Laporkan Dugaan Kongkalikong Penetapan Calwanag Tanjung Gadang

Lima Puluh Kota1,421 views

Limapuluh Kota, Suarapribumi.co.id — Salah seorang Bakal Calon Wali Nagari Tanjung Gadang, Kecamatan Lareh Sago Halaban Kabupaten Limapuluh Kota, Jonni Usman menolak atau keberatan terhadap hasil penetapan Calon Wali Nagari Tanjung Gadang pada 11 Mei kemaren.

Jonni telah melayangkan surat keberatan atau sanggahan kepada panitia pemilihan wali nagari Tanjung Gadang yang ditembuskan kepada Bupati Limapuluh Kota, Kepala DPMDN Limapuluh Kota, Camat dan pihak terkait lainnya.

Tercatat awalnya pendaftar calon wali nagari Tanjung Gadang sebanyak 7 orang, salah satunya adalah Jonni Usman. Setelah dilakukan seleksi administrasi dan ujian tertulis oleh panitia pemilihan wali nagari, Jonni Usman tersingkir dari pencalonan dan tinggal 5 orang calon.

Jonni menjelaskan dari hasil penetapan tersebut ia mempelajari banyak kejanggalan yang ia temukan hingga hal tersebut menjadikannya dasar yang kuat baginya untuk menolak hasil penetapan calon wali nagari di Tanjung Gadang.

Ia memaparkan ada beberapa point alasan keberatannya terhadap hasil penilaian dan penetapan Calwanag Tanjung Gadang yakni, panitia pemilihan menerima berkas persyaratan calon sudah diluar jadwal yang ditetapkan.

Kemudian ia menduga ada perlakuan berbeda terhadap dua calon, yang satu terjadi pengurangan nilai karena menyerahkan berkas setelah jadwal penyerahan berkas ditutup sementara untuk calon satu lagi panitia menerima sehingga nilai calon tersebut bertambah. Hal tersebut mengakibatkan Jonni tergeser kebawah.

“Ini sudah merugikan kita, jika proses tahapan dilakukan sesuai jadwal oleh panitia, saya lolos berada di urutan kelima, namun ini saya lihat ada pelanggaran penilaian, untuk lengkap semua sudah saya tulis dalam surat keberatan,” jelas Jonni, Kamis (12/5).

Selain itu ia juga menyayangkan antara panitia dan calon ada yang memiliki hubungan darah, bapak dan anak. “Satu lagi disini ketua panitia pemilihan adalah anak dari salah satu calon wali nagari,” ujarnya.(sp)

Tinggalkan Balasan