BUKITTINGGI – Suasana di Sekretariat DPC Pemerhati Jurnalis Siber (PJS) Kota Bukittinggi di kawasan Mandiangin tampak berbeda pada Jumat malam (9/1/2026). Di tengah obrolan santai pasca-Magrib, perhatian Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi, H. Zulhamdi Nova Candra IB, mendadak tertuju pada satu sudut ruangan.
Bukan tumpukan berkas atau rilis berita yang memikatnya, melainkan deretan bingkai visual unik yang dikonsep menyerupai teleskop. Bingkai-bingkai tersebut merangkum perjalanan dan rekam jejak kegiatan PJS Bukittinggi dalam balutan estetika yang tak biasa bagi sebuah kantor organisasi pers.
“Ternyata PJS tidak sekadar ada, tapi juga bercerita. Kegiatannya terdokumentasi dengan baik dalam bentuk foto. Ini cerdas dan bernas,” ungkap pria yang akrab disapa Pak Haji tersebut dengan nada kagum.
Kunjungan yang bersifat informal tanpa seremoni protokoler ini justru menjadi saksi bagaimana kreativitas mampu berbicara lebih keras dari kata-kata. Bagi Zulhamdi, cara PJS mengabadikan momen menunjukkan bahwa organisasi ini dikelola dengan ketelitian dan visi yang jelas.
Ketua DPC PJS Bukittinggi, Hamriadi, S.Sos., ST, menjelaskan bahwa konsep visual tersebut memang sengaja diciptakan untuk memberi warna baru. Baginya, jurnalis siber tidak hanya dituntut cepat dalam mengetik berita, tapi juga harus kreatif dalam mengemas identitas diri.
Apresiasi dari tokoh muda Bukittinggi ini pun berbuah komitmen nyata. Terkesan dengan cara kerja yang rapi dan inovatif, Zulhamdi secara tegas menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah progresif PJS ke depan.
“Insyaallah saya akan support. Apa yang dilakukan PJS ini cerdas, bernilai, dan patut diapresiasi,” tegas Zulhamdi yang juga merupakan Ketua DPD Partai NasDem Bukittinggi.
Pertemuan malam itu diakhiri dengan diskusi hangat mengenai masa depan literasi digital di Kota Jam Gadang. Kehadiran sosok Zulhamdi malam itu bak sitawa sidingin (penyejuk), sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi antara pejabat publik dan jurnalis bisa terbangun lewat sebuah apresiasi terhadap kreativitas. (Harika)









