Respons Keluhan Warga Kubu Ateh, Neni Anita Desak PDAM Segera Normalkan Distribusi Air

Berita26 views

BUKITTINGGI – Anggota DPRD Kota Bukittinggi dari Fraksi NasDem, Neni Anita, melakukan inspeksi lapangan ke kawasan Kubu Ateh, Kelurahan Kubu Gulai Bancah, Kamis (15/1/2026). Langkah ini merupakan bentuk respons cepat terhadap laporan warga yang mengeluhkan terhentinya distribusi air bersih selama beberapa hari terakhir.

Dalam kunjungan tersebut, Neni Anita menyisir lorong-lorong pemukiman dan berdialog langsung dengan para ibu rumah tangga untuk memverifikasi tingkat keparahan krisis air di wilayah tersebut. Ia menemukan bahwa “bisunya” keran air PDAM telah mengganggu aktivitas domestik warga, mulai dari kebutuhan memasak hingga MCK.

“Aspirasi masyarakat adalah prioritas utama. Kita tidak boleh membiarkan warga kesulitan mendapatkan air bersih terlalu lama. Ini adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda,” tegas Neni di hadapan warga Kubu Ateh.

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Mandiangin Koto Selayan (MKS), Neni menegaskan bahwa dirinya tidak akan tinggal diam melihat hak dasar konstituennya terabaikan. Ia berkomitmen untuk segera membawa persoalan ini ke tingkat koordinasi yang lebih tinggi dengan otoritas PDAM Kota Bukittinggi.

“Saya akan kawal langsung persoalan ini. Kita butuh kejelasan teknis mengapa distribusi air di wilayah ini kerap bermasalah. PDAM harus memberikan solusi cepat dan permanen, bukan sekadar janji perbaikan sementara,” tambahnya dengan nada lugas.

Lurah Kubu Gulai Bancah, Indra Sukma, yang turut mendampingi di lapangan, menyambut positif pengawasan yang dilakukan pihak legislatif. Menurutnya, keterlibatan anggota dewan seperti Neni Anita memperkuat daya tawar kelurahan dalam mengomunikasikan keluhan warga ke tingkat kota.

“Persoalan air di Kubu Ateh ini memang butuh perhatian lintas sektoral. Kehadiran Ibu Neni sangat membantu kami sebagai jembatan komunikasi yang efektif antara warga dan instansi penyedia layanan,” jelas Indra.

Kunjungan lapangan ini diakhiri dengan pencatatan data rumah-rumah terdampak. Neni Anita memastikan akan terus memantau perkembangan di lapangan hingga air kembali mengalir lancar, sebagai bukti nyata fungsi pengawasan dewan yang menyentuh langsung akar masalah di masyarakat. (Harika)