Bukan Sekadar Fisik, Bupati Safni Dorong Gedung Baru Disdikbud Jadi Pusat Inovasi Digital

Berita138 views

SARILAMAK – Bupati Lima Puluh Kota, H. Safni, menegaskan bahwa kemegahan gedung baru Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) yang berlokasi di Jorong Ketinggian, Sarilamak, harus dibarengi dengan perubahan paradigma kerja. Hal tersebut disampaikan Bupati saat meresmikan fasilitas baru tersebut pada Selasa (5/4/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Safni mengingatkan bahwa kehadiran gedung ini bukan sekadar pemindahan ruang kerja dari lokasi lama ke lokasi baru, melainkan sebuah simbol transformasi birokrasi di sektor pendidikan. Ia menekankan pentingnya gedung baru ini sebagai pusat pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Poin utama yang menjadi sorotan Bupati adalah adaptasi teknologi. Di era disrupsi saat ini, Safni mendorong seluruh jajaran Disdikbud untuk menghadirkan inovasi dalam pengelolaan pendidikan melalui pemanfaatan teknologi informasi.

“Gedung baru harus membawa semangat baru dan cara kerja baru. Saya minta seluruh jajaran Disdikbud terus meningkatkan kinerja dan menghadirkan inovasi, terutama dalam pemanfaatan teknologi, guna memastikan akses pendidikan yang lebih cepat dan efisien bagi masyarakat,” tegas Bupati Safni.

Selain soal teknologi, Bupati juga menitikberatkan pada aspek sumber daya manusia di internal kedinasan. Ia meminta peningkatan disiplin serta integritas sebagai bentuk tanggung jawab atas fasilitas yang telah diberikan negara.

Menurutnya, sasaran akhir dari pembangunan infrastruktur ini adalah meningkatnya mutu pendidikan yang merata dan berkeadilan di seluruh wilayah Lima Puluh Kota. Ia berharap tidak ada lagi kesenjangan kualitas antara sekolah di pusat kota dengan yang berada di pelosok.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Antoni, S.Pd., M.Pd., menyatakan kesiapannya untuk menerjemahkan instruksi Bupati ke dalam aksi nyata. Ia menilai lokasi kantor yang berada di kawasan strategis Harau dengan keindahan alamnya akan memicu kreativitas staf dalam bekerja.

“Kami berkomitmen, keberadaan gedung baru ini akan kami balas dengan prestasi. Melalui program unggulan ‘Sakato Berjaya’, kami fokus mencetak peserta didik yang tidak hanya cerdas secara digital, tetapi juga kuat secara karakter dan budaya,” ungkap Antoni.

Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta alim ulama. Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, yang secara simbolis memulai babak baru pelayanan pendidikan di Kabupaten Lima Puluh Kota yang lebih modern dan berdaya saing. (Harika)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *