Site icon Suara Pribumi

Warga ABTB Minta Penertiban Kafe, Anggota DPRD M. Taufik Janji Kawal Regulasi Ketertiban Umum

BUKITTINGGI, – Anggota DPRD Kota Bukittinggi, M. Taufik, menjemput langsung aspirasi masyarakat dalam agenda Reses Masa Sidang II Tahun 2025/2026 yang digelar di Aula Kantor Camat Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB), Kamis (30/04/2026). Forum ini menjadi wadah krusial bagi warga untuk menyuarakan persoalan lingkungan hingga ketertiban umum.

Sejumlah isu strategis mencuat dalam diskusi tersebut. Salah satu yang paling disorot oleh warga adalah maraknya pembukaan kafe di wilayah Bukittinggi, khususnya di kawasan Belakang Balok. Warga mendesak pemerintah dan legislatif untuk segera melakukan penertiban serta menyusun regulasi yang lebih tegas, termasuk dorongan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur spesifik mengenai jam operasional kafe demi menjaga ketertiban lingkungan.

Selain masalah ketertiban umum, masyarakat di daerah pemilihan ABTB juga menyampaikan keluhan terkait infrastruktur dasar. Perbaikan drainase di Pakan Labuah yang kerap menjadi pemicu banjir saat intensitas hujan tinggi menjadi tuntutan utama. Warga juga mengharapkan adanya peningkatan akses pendidikan, bantuan sosial yang tepat sasaran, pelatihan fardu kifayah, hingga penertiban kendaraan dengan knalpot bising yang kian meresahkan.

Camat ABTB, Hendra Putra, yang hadir dalam kegiatan tersebut bersama jajaran SKPD, menyambut baik antusiasme warga. Ia menegaskan bahwa reses merupakan sarana konstitusional yang sangat penting untuk menghimpun data usulan dari tingkat bawah.

“Seluruh aspirasi ini akan diprioritaskan sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan pembangunan daerah. Kami sangat mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam mengawal pembangunan di wilayah ABTB,” ujar Hendra.

Dalam kesempatan tersebut, Hendra juga memaparkan sejumlah rencana strategis pemerintah daerah ke depan. Selain pengembangan infrastruktur, Kota Bukittinggi kini tengah bersiap menyambut peringatan bersejarah Satu Abad Jam Gadang pada Juni mendatang. Agenda besar ini direncanakan akan melibatkan para pelaku UMKM lokal sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi kerakyatan.

Turut hadir dalam reses tersebut Ketua BKMT Samsul Bahri, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari berbagai unit kerja pemerintah kota guna memastikan setiap masukan teknis dari warga terdokumentasikan dengan baik untuk ditindaklanjuti. (Harika)

Exit mobile version