oleh

TSR I kota Payakumbuh Sambangi Mesjid Ikhlash untuk Mengantarkan Bantuan.

Payakumbuh, SUARAPRIBUMI — Pada malam kedelapan Ramadhan 1440 H yang bertepatan pada Senin (13/05/2019), Tim Safari Ramadhan (TSR) I Pemko Payakumbuh yang dipimpin langsung Walikota bersama Kepala Kankemenag beserta rombongan kunjungi jemaah Mesjid Ikhlash Koto Kelurahan Payolansek, kecamatan Payakumbuh Barat.

Tampak hadir di kesempatan malam yang penuh berkah dan silaturahim ini Kepala Bappeda Ifon Satria, Kadis Ketahanan Pangan Edvidel Arda, Kadis PUPR Muslim, Kadis kesehatan dr. Fakhrizal, Kepala BPJS Kesehatan kota Payakumbuh Abdullah, Kabag Protokol Doni Prayuda, Ketua KPU Kota Payakumbuh Haidi Mursal, Kepala Bank Nagari Ronni, Sekretaris Disnakerin Bodre Arman, Sekretaris Lingkungan Hidup Samsurial, Kabag Kesra UL Fakhri, serta beberapa orang rombongan lainnya yg semua total TSR I ini berjumlah 23 orang.

Kehadiran TSR I ini disambut Camat Payakumbuh Barat, Kefrinaldi bersama Lurah Payolansek Imelia Wulandari dan juga pengurus mesjid Ikhlash serta tokoh masyarakat setempat.

Rangkaian kegiatan TSR ini dimulai usai pelaksanaan shalat Isya berjamaah. Bertindak sebagai pentausiyah malam itu Ustadz H. Rusli yang memaparkan tausiyah yang bertemakan orang yg beruntung di akherat.

Kepada Tim Safari ramadhan, Pengurus mesjid yakni Majelis yang sekaligus sekretaris Mesjid Ikhlash yg juga pensiunan ASN Kota Payakumbuh menyampaikan selamat datang kepada tim safari Ramadhan.

“Selamat datang kepada Tim Safari Ramadhan Pemko Payakumbuh, dan semoga kedatangan tim safari ramadhan pemko ini dapat menjadi semangat bagi kita kaum muslimin dan muslimat semua disini”, ucap Majelis.

Walikota Payakumbuh yang pada kesempatan itu diwakili Kepala Bappeda, Ifon Satria Chan mengawali sambutannnya dengan penyampaian salam maaf dari Walikota Riza Falepi tidak bisa hadir langsung di hadapan jemaah mesjid Ikhlash karna pada kesempatan bersamaan Walikota sedang menerima tamu walikota Bandung yg juga teman dekatnya dahulu di rumah dinas, dan sampai menjelang keberangkatan tim menuju mesjid tadi pun walikota masih sedang menjamu tamunya dan tidak bisa meninggalkannya, ungkap Ifon.

“TSR Pemko Payakumbuh yang dilaksanakan rutin tiap tahunnya di Bulan Ramadhan bertujuan untuk meningkat silaturahim antara Pemko dengan warga kota Payakumbuh agar kedekatan kita tidak hanya terjalin secara lahir saja tapi hendaknya bisa terjalin secara bathin juga”, ujar Ifon.

“Untuk Ramadhan tahun 2019 ini, Pemko Payakumbuh menurunkan 9 tim safari Ramadhan yang akan mengunjungi 9 mesjid selama 1 malam. Disamping bersilaturahim dengan warga kota kami juga akan menyerahkan bantuan ala kadarnya untuk menunjang kelancaran pembangunan fisik ataupun biaya operasional mesjid,” tambah Ifon sambil mengenalkan anggota TSR yang hadir malam itu.

Sebagai Ketua TSR I Kepala Bappeda Ifon Satria Chan mewakili Walikota

Dilanjutkannya, “kepada kami, Walikota Payakumbuh berpesan agar warga semuanya dapat memaksimalkan kualitas dan kuantitas ibadah selama 1 bulan Ramadhan. Bagaimana jemaah dapat tenang dan aman dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah, rahmah dan ampunan ini”.

“Sehingganya, kebiasaan yang telah tertanam selama Ramadhan dapat dikembangkan pasca Ramadhan, termasuk menjadi seorang yang dermawan. Dalam kepemimpinannya yang di periode kedua, Walikota Payakumbuh Riza Falepi lebih menekankan pada pembangunan fisik dan mental sebagaimana tertuang dalam visi dan misi Walikota. Bagaimana Payakumbuh menjadi kota yang tangguh lahir dan bathin melalui penciptaan SDM handal, pertumbuhan ekonomi tangguh, penataan kota yang nyaman, tata kelola pelayanan yang baik dan terwujudnya masyarakat yang berakhlak mulia sesuai azas ABS/SBK,” tambahnya lagi.

“Setelah dalam kepemimpinan pertamanya, Walikota Riza Falepi telah menitik beratkan pembangunan infrastruktur, sebagaimana yang dapat kita lihat bersama. Pembangunan itu semata hanya untuk rakyat dan pembangunan itu akan terus berlanjut. Mari kita berdoa bersama agar lancar dan tetap berjalan nya pembangunan yg semakin baik dan maju untuk kota kita tercinta ini”, pungkas Ifon.

Kesempatan itu TSR I Pemko Payakumbuh menyerahkan dana hibah senilai Rp. 15 juta yang diterima ketua Mesjid Ikhlash, Zainir yg juga pensiunan ASN Kota Payakumbuh.

Terkait termen tanya jawab dan penyampaian usul dan saran dilaksanakan sebelum pelaksanaan shalat tarwih dan witir berjemaah. Berbagai usul dan saran disampaikan pengurus dan tokoh masyarakat kepada TSR I Pemko Payakumbuh. Diantaranya usulan yang disampaikan Fitra salah seorang tokoh masyarakat sekitar kepada Walikota melalui Kepala Bappeda.

Fitra mengusulkan bagaimana agar apapun yg terjadi, baik itu kesalahan atau bisa di bilang kasus yg di bawa ke pihak luar kelurahan apalagi sampai ke ranah hukum sebaiknya hal tersebut dapat diselesaikan hanya di pihak internal kelurahan, karna di kelurahan itu sendiri sudah ada seksi atau bagian maupun lembaga dan organisasi masyarakat yg bernaung bersama di kelurahan untuk mengelola setiap kendala permasalahan yg terjadi di tengah masyarakat itu sendiri.

Dilanjutkannya, hal ini kami ajukan karna selaku masyarakat kelurahan payolansek, kemaren di kelurahan kami sempat terjadi sedikit kendala yg tepatnya kendala ini juga sebuah program bantuan dari pihak pemko sendiri yg berjalan kurang lancar, sehingga hal ini inginnya kami dari masyarakat tidak sampai keluar dan di besar-besarkan, tapi hal ini tidak kami duga sampai terjadi saat ini yg telah sampai ke ranah hukum.

Selaku pimpinan tim, Ifon menyampaikan bahwa usulan tersebut ditampung TSR I Pemko Payakumbuh dan untuk selanjutya akan dibincangkan secara bersama dengan Walikota dan juga nantinya kepada pihak kelurahan akan di giatkan ke depannya agar bisa menggerakkan semua motor lembaga maupun organisasi yg ada di kelurahan tersebut sehingga kejadian seperi ini tidak terulang kembali dan juga kepada masyarakat yg merasa terberatkan dg masalah hukum, hal itu janganlah di bil pusing, karna pihak berwajibpun hanya melaksanakan tugas dan belum tentu mereka melakukan hal yg masyarakat fikirkan, jadi jalani semua aturan dan ketentuan yg berlaku terhadap hukum di wilayah kita, tandas Ifon.

Selain itu juga tampak salah seorang tokoh masyarakat yg menanyakan terkait sekelompok anak jalanan atau yg saat ini di kenal dg istilah anak punk. Kelompok anak muda jalanan ini sekarang sudah meresahkan warga semua karna keberadaan mereka yg tidak bersahabat dg masyarakat sehingga kami sebagai masyarakat tidak begitu nyaman dg keberadaan mereka.

Adapun pertanyaan terkait sekelompok anak muda jalanan tersebut, kesempatan itu dijawab perwakilan dari Dinas Sosial kota Payakumbuh, bahwasanya saat ini kondisinya mulai dari tahun 2018 kemaren sampai saat ini kelompok anak jalanan yg berada di kota Payakumbuh sudah di tertibkan dan dikumpulkan semuanya untuk diberikan arahan dan ketrampilan buat mereka dari dinas Sosial bekerjasama dg Yonif 131 Braja Sakti dalam membentuk karakter fisik dan mental anak jalanan ini agar lebih baik dan bagus kedepannya dan tidak menjadi benalu lagi di tengah masayarakat nanti setelah dilakukan pembinaan itu, ungkap Ance.

Kepala Kakemeag kota Payakumbuh menyreahan bantuan Al-Quran kepada Ketua Mesjid Ikhlash Zainir

Sementara itu, Kepala kankemenag Mustafa dalam kesempatan itu juga turut menyerahkan bantuan dari Kemenag kota Payakumbuh berupa beberapa Al-quran yg telah di bungkus dalam 2 buah paket menengah untuk digunakan para jamaah masjid Ikhlash nantinya. Dan Mustafa berharap dg adanya Al-quran tambahan ini nanti dapat lebih meningkatkan minat jamaah untuk bertadarus selama bulan romadhon dan bahkan akan berlanjut pasca romadhon nanti sehingga akan banyak dari kelurahan Payolansek ini nantinya penghafal ayat-ayat Alloh yg terbaik di kota Payakumbuh, ungkap Mustafa sambil di-Aamiini oleh jamaah mesjid Ikhlash.

Komentar

Tinggalkan Balasan