Total Positif Covid 19 di Payakumbuh menjadi 5 Orang

Daerah329 views

Payakumbuh, Suarapribumi.co.id – Total jumlah Positif Covid-19 Kota Payakumbuh Sumbar menjadi Lima (5) orang. Bertambah sebanyak 3 orang terjangkit Virus Corona (Covid-19) dari sebelumnya dua orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh dr. Bakhrizal dalam video conferensi (Vicon) dengan wartawan via aplikasi daring dari Balaikota Payakumbuh, Jumat (1/5/2020) mengatakan ketiga orang ini merupakan warga yang bersentuhan dengan kasus pertama Covid-19 di Kota Payakumbuh berinitial H.EM.

Ketiganya, masing-masing, berinitial I, A dan J (dua pria dan satu perempuan). Dua dianta ada hubungan dengan pasien positif pertama, satu lagi masih dipelajari dan kemungkinannya juga ada hubungannya.

“Ini kemungkinan satu klaster (satu titik) episentrum penyebaran, yakni klasten Pasar Pusat Payakumbuh,” sebutnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh dr. Bakhrizal juga menyebutkan, pekerjaan menelusuri warga yang pernah bersentuhan dengan yang positif ini cukup melelahkan, apalagi ditambah dengan proses pengambilan swap yang akan diperiksa.

“Kami meminta kejadian ini menjadi pelajaran semua warga Kota Payakumbuh. Mohon seluruh warga mematuhi protokol kesehatan, pakai masker keluar rumah, gunakan hand sanitizer, jaga jarak, dan hindari keluar rumah. Jangan bandel, karena ini untuk kesehatan kita semua,” tegasnya.

Ia menyebutkan, Dinas Kesehatan dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penangangan Covid-19 akan terus mencari atau tracking seluruh warga yang pernah kontak dengan ketiga warga yang positif dan mengambil sampelnya untuk dilakukan swap test.

“Kami menghimbau seluruh warga yang pernah kontak dengan pasien positif, segera melapor ke petugas kesehatan Puskesmas dan rumah sakit. Karena kita kesulitan melakukan, sebab pasien positif juga beraktifitas di Pasar Pusat Payakumbuh,” sebutnya.

Untuk itu, tambahnya, Kita berharap mereka yang pernah berkontak dengan pasien baru, mau sukarela melapor ke posko terdekat atau ke puskesmas untuk diperiksa, baik yang memiliki gejala sakit atau tidak, harus jujur karena ini menyangkut keselamatan banyak orang termasuk pihak keluarga memberikan informasi siapa-siapa saja yang pernah berkontak dengan mereka.

“Kami juga minta bantuan teman-teman media dan seluruh masyarakat. Karena media banyak membantu kami selama ini,” sebutnya. (Syf)

Tinggalkan Balasan