oleh

Tiga Pilar Sosial Berprestasi dari Kota Payakumbuh Masuk Nominasi 5 Besar Provinsi

Payakumbuh, SUARAPRIBUMI — Dalam Penilaian Pilar-Pilar Sosial Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat, Kota Payakumbuh pantas berbangga dengan kabar gembira, setelah sekian lama sejak terakhir pada 2017 hanya 1 dari 3 katogori yang bisa maju ke Nasional, 1 Kategori PSM saja. Namun untuk tahun 2019 nampaknya ada angin berbeda.

Dalam surat keputusan yang dikeluarkan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, dari 19 kota/kabupaten di Sumbar, 3 pilar yang ikut dari Kota Payakumbuh lulus seleksi dan masuk ke final 5 besar.

“Alhamdulillah, sesuai dengan harapan kita bukan hanya satu atau dua, namun semua pilar berprestasi bisa memenangkan provinsi, Do’a masyarakat Payakumbuh ternyata dikabulkan Allah,” ujar Kepala Dinas Sosial Idris melalui Kabid Kelembagaan Ance Alfiando ketika ditemui diruang kerjanya, Senin (27/5).

Tiga pilar tersebut antara lain:

  1. Karang Taruna Karya Bersama Kelurahan Subarang Batuang, Kecamatan Payakumbuh Barat.
  2. Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kelurahan parit Rantang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Fitria Gusneli
  3. Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Payakumbuh Selatan, Wildawati

Ance juga menyebutkan, apabila seluruh pilar-pilar sosial tersebut berhasil menang ditingkat Nasional, maka Kota Payakumbuh sudah pasti diganjar penghargaan dari kementerian sosial.

Dari setiap pilar, Ance juga menerangkan, beberapa hal yang membuat juri penilai tertarik dengan kandidat dari Kota Payakumbuh antara lain, Karang Taruna Karya Bersama berhasil memainkan 2 peranan yang sangat prinsip, sebagai penggerak Usaha Kesejahteraan Sosial dan Usaha Ekonomi Produktif pemuda di Kelurahannya.

“PSM Parit Rantang, Fitria Gusneli sangat mampu membangun jejaring kerja dengan pendamping-pendamping program lain di kelurahan, seperti pendamping PKH, Lansia, dan menjadikan Parit Rantang sebagai pusat kesejahteraan sosial, ada layanan masyarakat untuk Kesos melalui 1 meja disana,” ujar Ance.

Ditambahkan, TKSK Wildawati juga sangat dapat diandalkan untuk menjadi pensupport camat dalam konteks layanan kesejahteraan sosial di lingkungan Kecamatan Payakumbuh Selatan, disana ada Kube Berprestas, pilot project program Family Care Unit, aktif dalam PKH dan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Setelah masuk ke 5 besar, seluruh pilarnini akan menghadapi seleksi lanjutan, namanya penilaian lapangan dan akan segera dilaksanakan setelah lebaran, kira-kira di minggu kedua bulan Juni 2019.

“Dinas Sosial akan menyurati camat, lurah, serta peserta lomba untuk berkoordinasi mempersiapkan pilar-pilar yang masuk 5 besar nominasi Provinsi. Kita akan lakukan pembinaan sesuai dengan kategori masing-masing dengan melibatkan semua unsur yang mendukung proses ini,” tambah Ance.

Dikatakan, Pemerintahan Riza Falepi selaku Walikota ingin membangun potensi dari sumber daya manusia (SDM) yang ada, dan Kota Payakumbuh dinilai mampu untuk mengembalikan hal tersebut.

“Perhatian pemko untuk pilar-pilar sosial berprestasi sudah cukup baik, tidak banyak daerah yang mampu memperlihatkan perhatian sosial seperti ini secara gamblang, bahka disaat seleksi, atensi walikota mendapat apresiasi dari dinas sosial provinsi dan tim penilai,” katanya.

“Walikota Payakumbuh juga ingin mengembalikan kesetiakawanan sosial, serta kearifan lokal dalam memberantas masalah sosial. Untuk mengatasi masalah sosial seperti orang banyak yang semakin cuek, semakin tidak mau tahu dengan lingkungan, tak ada rasa senasib sepenanggungan, bahkan solidaritas sosial,” tambah Ance mantap.

Selain 3 pilar tersebut, ada 1 lagi perwakilan sosial Kota Payakumbuh yang akan mengikuti penilaian di tingkat Provinsi, namanya Kube Hidayah dengan pendamping Metriati dari Kelurahan Sawahpadang Aua Kuniang, penilaian akan dilaksanakan sehabis lebaran. Usahanya songok ayam, katering, kerajinan rotan, dan banyak lagi.

Komentar

Tinggalkan Balasan