oleh

SMPN 2 Payakumbuh Jadi Pilot Project Pendidikan Karakter

Payakumbuh, SUARAPRIBUMI — Pemko Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh memercayakan SMPN 2 Payakumbuh sebagai pilot project Pendidikan Karakter di Kota Payakumbuh pada 2019. Pihak sekolah pun melakukan optimalisasi kegiatan agar project tersebut berjalan sukses.

“Secara khusus, kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota melalui Dinas Pendidikan Payakumbuh atas amanah ini. Kami akan berusaha semaksimal mungkin agar project ini berjalan sukses,” ujar Kepala SMPN 2 Payakumbuh Desfiwati, Senin (13/5).

Untuk optimalisasi project tersebut, pihak sekolah telah menyusun jadwal pendidikan dan pembinaan selama 8 bulan ke depan. “Jadwal tersebut sudah dimulai sejak April lalu. Setidaknya ada 11 kegiatan yang akan dilaksanakan hingga Desember nanti demi terwujudnya program tersebut,” tutur Desfi.

Desfi yang akrab dipanggil ibu ummi itu menyampaikan, 11 kegiatan tersebut meliputi bimtek pendidikan karakter tingkat Kota Payakumbuh, bimtek literasi tingkat Kota Payakumbuh, bimbingan penyuluhan kesehatan, penyuluhan peduli lingkungan, bimtek petugas keamanan sekolah, pelatihan seni baca Alqur’an, pembinaan nasyid, pesantren Ramadhan, pramuka, kunjungan ke tempat bersejarah, dan bimbingan rohani.

“Untuk itu kami mohon dukungan semua pihak khususnya Tri Pusat Pendidikan. Kami juga mohon petunjuk dan arahan dari rekan sejawat, Pengawas, Kasi, Kabid, Kepala Dinas, serta Wali Kota bersama Wakil Wali Kota. Semoga niat baik kita berbuah keberkahan sehingga terwujud generasi penerus yang berimtaq, beriptek, dan berakhlakul karimah,” ucapnya.

Untuk kegiatan pada Ramadan ini, Desfi menyampaikan ada sebanyak 527 siswa SMPN 2 Payakumbuh yang ikut pesantren Ramadan pada 2 masjid yaitu Masjid Muslimin Balai Cacang dan Masjid Istiqamah Kaniang Bukik. Direncanakan, pesantren Ramadhan tingkat kota Payakumbuh digelar 25-27 Mei untuk tingkat SD dan 28-30 Mei untuk tingkat SMP. “Semoga melalui pesantren Ramadan ini menjadi awal yang baik bagi kami dalam membangun pendidikan karakter di sekolah ini,” tutur Desfi.

Komentar

Tinggalkan Balasan