oleh

Safaruddin Dt Bandaro dan RKN Jawab Isu Perpecahan Bupati dengan Wakil

Sarilamak, Suarapribumi.co.id – Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt Bandaro Rajo dan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Rizki Kurniawan Nakasri (RKN) banyak yang memprediksi akan terjadi perpecahan dikemudian hari seperti kepala daerah Limapuluh Kota sebelumnya.

Menjawab tudingan isu tersebut, Bupati Limapuluh Kota menegaskan ia dan Wabup RKN bukan pasangan yang dipasang-pasangkan.

“Kami adalah bupati dan wakil bupati yang bukan dipasang-pasangkan, tapi kami memiliki visi dan misi yang sama untuk membangun Kabupaten Limapuluh Kota,” kata dia.

Ia mengatakan setelah memiliki kesepakatan untuk membangun Kabupaten Limapuluh Kota, pihaknya baru mencari partai politik yang akan mengusungnya.

“InsyaAllah kami tidak akan pecah kongsi selama masa jabatan, Safaruddin dan Rizki satu untuk membangun Limapuluh Kota yang Madani,” ujarnya seusai Rapat Paripurna DPRD Limapuluh Kota.

Ia tak memungkiri ada saja pihak-pihak yang menginginkan terjadi ketidakharmonisan dengan memprovokasinya atau mengadu domba agar terjadi perpecahan antara bupati dan wakil.

Pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Limapuluh Kota dalam rangka serah terima jabatan dan penyampaian pidato bupati tersebut juga dihadiri Bupati dan Wakil Bupati 2016-2021, Irfendi Arbi dan Ferizal Ridwan.

Sementara itu Wakil Bupati Limapuluh Kota Rizki Kurniawan mengatakan keharmonisan Bupati dan Wakil Bupati semuanya tergantung kepada niat.

“Niat awal kami InsyaAllah bekerja sesuai dengan wewenang dan porsi yang telah diatur oleh undang-undang. Apabila kita mengetahui porsi dan kewenangan , InsyaAllah kita akan tetap harmonis,” katanya.

Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Deni Asra juga berharap agar ketidakharmonisan hubungan kepala daerah seperti periode sebelumnya tidak terulang lagi saat ini.

“Bupati dan wakil bupati itu merupakan satu kesatuan yang utuh, berkaca dari periode sebelumnya, kami menginginkan agar kepala daerah selalu sejalan dan seiring sampai habis masa jabatan,” ujarnya.

Keharmonisan Bupati dan Wakil Bupati akan berdampak kepada kebijakan untuk membawa Kabupaten Limapuluh Kota, sehingga keduanya harus mengerti dengan kewenangan masing-masing.

“Kami juga berharap agar kepala daerah dan DPRD dapat lebih harmonis sampai dengan habis masa jabatan. Dengan pengalaman dari Bupati sebagai DPRD, InsyaAllah ini akan dapat terwujud,” kata dia.

Pewarta: Syafri Ario, S. Hum

Komentar

Tinggalkan Balasan