oleh

Perjuangan Wabup RKN Kembangkan Pariwisata Ditengah Keterbatasan APBD

Limapuluh Kota, Suarapribumi.co.id — Wakil Bupati Limapuluh Kota, Rizki Kurniawan Nakasri (RKN) tanpa lelah terus berjuang untuk mengembangkan potensi wisata yang ada di Limapuluh Kota meski tidak memiliki anggaran yang memadai untuk membenahinya.

Wabup RKN menggiatkan peninjauan langsung ke potensi objek-objek wisata yang tersebar di berbagai nagari di Kabupaten Limapuluh Kota.

“Kemaren kami eksplorasi potensi wisata air terjun SARASAH BARASOK. Kemping bersama utusan-utusan OPD, wali nagari, dan warga lokal,” ujar Wabup di Sarilamak, Senin (27/9).

Wabup menjawab pertanyaan warga yang saat kunjungan ke sejumlah nagari kenapa dirinya sangat giat betul untuk keluar masuk rimba.

“Ada yang bertanya kepada kami, “baa kok pak wabup namuah bana ati kalua masuak rimbo mode iko”?

Lalu Wabup menjawab. Pertama, kami ingin menunjukkan keseriusan kepada warga dan pemerintah nagari. “Kami ingin membangun, walaupun kita tidak punya uang banyak (APBD kita terlalu sedikit dibandingkan luas wilayah),” ujarnya.

Wabup berharap ketika warga melihat kesungguhan hati Pemkab tersebut, maka hadir pula semangat masyarakat. “Mendorong mereka yang punya semangat tentu beda hasilnya dengan mendorong orang pemalas, atau mereka yang hidupnya mengalir bagai air saja,” jelasnya.

Kedua, Wabup ingin bersilaturahim dengan warga dan memotifasi masyarakat secara langsung. “Kami dorong mereka untuk memanfaatkan lahan secara serius. Banyak potensi pertanian dapat kita kembangkan. Alhamdulillah motifasi tersebut walaupun tidak diikuti dengan anggaran, sebagian tergerakkan,” ujarnya.

“Ketiga, kami ingin melihat dengan mata kepala sendiri, apa sih yang prioritas harus kita bangun sesuai dengan potensi nagari dan kebutuhan warga,” sambungnya.

Menurutnya Ketika dia menyaksikan langsung, dorongan untuk memperjuangkan pengembangan pariwisata jauh lebih besar ketimbang menerima laporan saja.

“Keempat, kami ingin lihat, pihak terkait mana saja yang betul-betul mau dan sedang bekerja serius dan sungguh-sungguh,” kata RKN. (Syafri Ario)

Komentar

Tinggalkan Balasan