oleh

Pemko Payakumbuh Makmurkan Masjid, Khatib Jum’at Dilatih Di Balaikota

Payakumbuh, SUARAPRIBUMI — Komitmen Pemko Payakumbuh dalam memakmurkan masjid dan umat terus dibuktikan dengan gencarnya program kegiatan keagamaan yang dilaksankan secara bertahap.

Salah satunya Pelatihan Khatib selama dua hari di Balaikota Eks Lapangan Poliko, Rabu dan Kamis, 23 dan 24 Oktober 2019.

Hadir dalam acara pembukaan Walikota diwakili Asisten III Amriul Dt. Karayiang, Kepala Kantor Kemenag Jufrimal, Kabag Kesra Ul Fachri dan jajarannya.

Kabag Kesra Ul Fachri dalam laporannya memaparkan ada 100 orang peserta dari setiap mesjid, ormas islam, maupun penyuluh agama dari kemenag yang ada di Payakumbuh.

Nantinya usai diberikan materi, diharapkan peserta pelatihan dapat menjadi substitusi atau sebagai pengganti khatib utama yang misalnya berhalangan hadir, pengurus mesjid juga dihimbau untuk memberikan ruang bagi peserta untuk mengaktualisasikan diri dalam penerapan ilmu yang telah diberikan.

“Kita berharap pengkaderan tidak hanya sampai di Pemko saja, namun kita berharap pengurus mesjid dan masyarakat juga dapat memberikan mereka ruang dan waktu untuk membagi ilmu kepada para remaja mesjid, sehingga estafet ilmu khatib jum’at ini dapat terus berjalan, sehingga SDM kita menjadi lebih berkualitas dari sisi agama,” kata Ul Fachri.

Sementara itu Kepala Kemenag Jufrimal mengapresiasi program ini, beliau berpesan kepada peserta ketika selesai pelatihan agar nanti saat menyampaikan materi khutbah kepada masyarakat benar-benar memperhatikan apa yang disampaikan, jangan sampai menimbulkan konflik masalah agama.

“Masalah khilafiah jangan disebutkan, biarkan akademisi yang mengkajinya, selain itu sampaikanlah materi yang menyejukkan hati agar jamaah kita nanti betah untuk mendengarkan ceramah,” kata Jufrimal.

Mewakili Walikota Riza Falepi, Amriul Dt. Karayiang yang antusias menyambut peserta menyampaikan harapan besar agar setiap masjid memiliki Khatib di kelurahan masing-masing, hal ini sejalan dengan keinginan masyarakat saat menyampaikan usulan dalam Musrenbang.

“Perkembangan fasilitas agama kita cukup signifikan, hampir tiap sudut ada pondok alqur’an dan hafidz, mudah-mudahan kesejahteraan umat dapat kita ciptakan di Kota Payakumbuh melalui program pemerintah yang sesuai dengan keinginan masyarakat,” pungkas Amriul.

Komentar

Tinggalkan Balasan