oleh

Ngeri, Dalam Satu Hari di Harau, 7 Pesta Perkawinan Dibubarkan, Ada Apa?

Limapuluh Kota, Suarapribumi.co.id – Tim Yustisi Kabupaten Limapuluh Kota dalam satu hari ini menggelar giat penegakan prokes khusus penyelenggara kegiatan pesta perkawinan di Kecamatan Harau.

Hasilnya sebanyak 7 pesta perkawinan dibubarkan dan dikenakan denda masing-masing Rp500 ribu.

Adapun lokasi pesta tersebut adalah 1 di Jorong ketinggian, Nagari Sarilamak, 2 di Jorong Boncah Nagari Batu Balang, 1 di Jorong gantiang, Nagari Taram, 1 di Jorong Tigo Alua, Nagari Batu Balang, 1 di Jorong Purwajaya Nagari Sarilamak dan 1 di Jorong Pulutan Nagari Koto Tuo.

“Alhamdulillah berjalan lancar, karna beberapa dari mereka memang sebelumnya juga telah diberitahu oleh babinsa dan babinkantibmas namun tetap ngotot melakukan pesta,” ujar Kasi Penegakan Satpol PP Limapuluh Kota, Endang Sri Novita, di Harau, Sabtu (22/5).

Selain itu kata Endang, kegiatan seperti ini bukan yang pertama kali sehingga masyarakat juga sudah siap sepertinya jika melanggar prokes siap untuk dibubarkan.

“Dalam perda ada beberapa point, yang dilaksanakan hanya menyediakan cuci tangan, peringatan untuk memakai masker, namun kewajiban mengukur suhu tubuh, kewajiban jaga jarak tidak ada,” ujarnya.

Endang menjelaskan yang terpenting bahwa setiap kegiatan pesta tersebut sudah dipastikan menimbulkan kerumunan, karena tuan rumah menungundang tamu.

“Itu yang tidak bisa dihindari dari protokol kesehatan terhadap penyelenggaraan kegiatannya,” jelasnya.

Pewarta: Syafri Ario, S. Hum

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait