BUKITTINGGI – Ketua DPRD Kota Bukittinggi, H. Syaiful Efendi, Lc., MA, mengajak generasi muda dan para praktisi di Kota Jam Gadang untuk mendeklarasikan perang terhadap pola pikir statis atau fixed mindset. Hal tersebut ditegaskannya saat hadir sebagai motivator utama dalam kegiatan Capacity Building bertema “Growth Mindset” di kawasan Mandiangin Koto Selayan, Minggu (8/2/2026).
Di hadapan puluhan pelajar dan pelaku usaha, Syaiful menekankan bahwa hambatan utama untuk maju bukanlah keterbatasan fasilitas atau kondisi ekonomi, melainkan mentalitas yang cepat merasa puas dan enggan untuk berevolusi.
“Musuh terbesar dari kemajuan bukanlah kekurangan modal atau sarana, melainkan pikiran yang merasa sudah cukup. Lawan dari progres adalah rasa puas yang membuat seseorang berhenti belajar di tengah laju zaman yang kian dinamis,” ujar Syaiful dengan lugas.
Dalam diskusi yang berlangsung interaktif tersebut, Syaiful membedah bahwa kecerdasan dan potensi diri bukanlah sesuatu yang bersifat tetap sejak lahir. Sebaliknya, ia meyakini bahwa kapasitas diri adalah sesuatu yang bisa terus diperluas melalui kerja keras, latihan, dan ketekunan yang konsisten.
“Jangan membatasi impian hanya karena merasa tidak memiliki bakat tertentu. Keberanian untuk menjalani proses belajar jauh lebih menentukan hasil akhir dibandingkan sekadar bakat yang tidak pernah diasah,” tambahnya.
Ia juga berpesan agar generasi muda tidak “alergi” terhadap kritik dan tidak mudah surut saat menghadapi hambatan. Bagi seseorang dengan growth mindset, setiap kegagalan bukanlah tembok penghalang, melainkan batu loncatan untuk naik kelas.
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk sharing session ini diharapkan mampu menanamkan “virus” positif agar lahir generasi baru di Bukittinggi yang memiliki mentalitas tangguh, haus akan ilmu pengetahuan, serta mampu mengubah setiap kendala menjadi peluang demi kemajuan daerah di masa depan. (Harika)