oleh

Kota Payakumbuh Juara Umum PORPENAS VIII Tingkat Sumbar 2019

Padang, SUARAPRIBUMI — Perhelatan Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren (Pospenas) VIII tingkat Provinsi Sumatera Barat usai sudah. Iven yang dihelat selama tiga hari, sejak tanggal 26 sampai 28 September di Asrama Haji Tabing Padang ini berjalan sukses. Semua santri telah mengerahkan kemampuannya menjadi atlit dan seniman terbaik.

Maka tiba lah saatnya peserta menunggu momen yang sangat penting, Pengumuman sang juara. Harap-harap cemas menyelimuti kontingen sebelum kegiatan ini ditutup Kepala Kanwil Kemenag Sumbar diwakil Kabag TU, H. Irwan, Sabtu (28/9/2019) di Aula Utama Asrama Haji, sebagaimana dipublish Inmas Kanwil.

Ketika Korrdinator Dewan Juri, Yosef Chairul menaiki mimbar, seluruh kontingan mulai berkonsentrasi mendengarkan satu persatu nama yang disebutkan. Suasana tampak riuh ketika nama salah seorang perwakilan kontingen dibacakan. Teriakan dan lompatan-lompatan kecil tak bisa dielakkan lagi tanda kegembiraan.

Hal ini menjadi bukti bahwa santri se Sumatera Barat ini mampu mempersempahkan yang terbaik untuk kontingennya. Namun bagi yang belum berhasil menjadi yang terbaik tentu akan mengatur strategi bagi pimpinan kontingen.

Susana ini berlangsung sampai Yosef Chairul Kasi Pondok Pesantren Bidang Pakis ini membacakan juara umum. Ketika nama Payakumbuh diumumkan sebagai juara umum, kontingen yang dipimpin Jufrimal, Plt. Kakan Kemenag langsung dipanggil menaiki panggung untuk menerima tropy juara umum yang diserahkan Kabag TU, H. Irwan.

Kabag TU, H. Irwan mengucapkan selamat dan apresiasi kepada kontingen Payakumbuh, ini sebuah terobosan bagus yang dilakukan Payakumbuh. Ia minta Kemenag Payakumbuh dan Kemenag lain untuk mempersiapkan santri lebih matang lagi.

Dalam Pospenas di Jawa Barat nanti, Kabag Tu menargetkan kontingen Sumatera Barat harus bisa meraih peringkat 5 besar. Diakui Irwan, kekuatan kontingen dari Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah itu luar biasa.

“Namun kita akan berusaha semaksimal mungkin”, ungkapnya dengan optimis.

Sementara itu Plt. Kepala Bidang Pakis H. Armadi dalam wawancara dengan wartawan mengatakan bahwa Pospenas VIII tingkat Sumatera Barat telah berjalan dengan sukses. Ia berharap para pemuncak (juara I) yang akan berlaga di nasional bisa mengharumkan nama Sumatera Barat di Kancah Nasional.

Plt. Kakan Kemenag, Jufrimal didampingi Kasi Pd. Pontren, Syafrizal mengungkapkan rasa syukur dan bangga karena telah berhasil mempersembahkan yang terbaik untuk Kota Galamai. Diakui Jufrimal, ini juara umum kedua yang dikantongi Kemenag Payakumbuh dalam seajarah Pospenas tingkat Sumbar.

Dikatakannya, meski Kota Payakumbuh tidak memiliki jumlah pondok pesantren yang sedikit dibanding kabupaten kota lain namun Payakumbuh berhasil menjadi yang terbaik. Bahkan pada Pospenas sebelumnya, aku Jufrimal ada satu Pondok Pesantren yang mau membiayai sendiri santrinya untuk berlaga di tngkat nasional.

“Kita bertekad akan melatih dan membina santri kita dengan baik sehingga, kiprah mereka ditingkat nasional mampu mengahrumkan nama Payakumbuh dan Sumatera Barat di kancah nasional,” tuturnya disela-sela penyerahan hadiah.

Pada iven Pospenas VIII, tahun 2019 ini Kontingen Kota Payakumbuh yang keluar sebagai Juara Umum mengantongi 5 medali emas, 5 perak dan 1 perunggu. Peringkat dua diraih kontingen Kota Padang dengan 4 medali emas, 1 perak dan 1perunggu. Peringkat ketiga disusul Kabupaten Agam dengan 4 medali emas, 1 perak dan 7 perunggu.

Diposisi ke empat Kabupaten Limauluh Kota dengan 3 medali emas. Peringkat lima Kota solok dengan 2 medali emas, 4 perak dan 3 perunggu. Peringat enam diraih Kabupaten Dharmasraya dengan 1 medali emas, 2 perunggu. Disusul Bukittinggi dan Pasaman yang berada pada peringkat 7 dengan 1 emas dan 1 perunggu.

Usai pengumuman pemenang sang juara langsung menerima tropy, piagam dan bingkisan dari panitia. Hadiah juga diserahkan Kakan Kemenag se Sumatera Barat dan pejabat yang hadir dalam acara penutupan ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan