Harau Banjir Parah, Budi Febriandi: Bukti Penataan Kawasan Gagal

Harau, Suarapribumi.co.id — Tokoh Masyarakat Harau, Budi Febriandi mengatakan banjir yang melanda kawasan objek wisata Harau, Limapuluh Kota adalah yang terburuk hari ini.

“Sepanjang yang saya tahu ini, adalah banjir yang paling parah,” ujar pria yang juga seorang dosen di Politeknik Pertanian Tj. Pati tersebut, Senin (18/12/23).

Menurutnya penyebab banjir, disamping curah hujan yang cukup tinggi, penyebab lainnya adalah semakin sedikitnya hutan di Kawasan hulu sungai dan pembangunan dikawasan lembah harau yang tidak tertata dengan baik.

“Kawasan yang selama ini merupakan kawasaan resapan air, dan sudah menjadi destinasi wisata dan homestay,” ujarnya.

Menurutnya perlu penataan ulang kawasan, sehingga ada batasan yang jelas mana kawasan yang dapat dibangun dan mana yang tidak.

“Ini bukti dari kegagalan penataan kawasan, perlu perizinan yang sangat ketat, dan dilengkapi dengan kajian amdal. Konservasi hutan dan lahan,” paparnya.(Syafri Ario)

Tinggalkan Balasan

1 komentar

  1. Terima kasih banyak atas informasinya yang sangat bermanfaat! Saya selalu menemukan berita yang relevan dan terkini di situs ini. Ngomong-ngomong, jika Anda sering memendekkan tautan, saya merekomendasikan layanan V.af. Saya telah menggunakannya dan merasa sangat efisien. Desainnya juga keren! Anda bisa cek di V.af. Terima kasih lagi untuk konten yang hebat di situs ini!