oleh

Dua Bulan Usai Peletakan Batu Pertama oleh Wawako, Panitia Cor Lantai II

Payakumbuh, SUARAPRIBUMI — Usai dilaksanakannya peletakan batu pertama pembangunan mushalla Nurul Yakin di Ambacang Kelurahan Pakan Sinayan oleh Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz betsama Kepala Kankemenag, Sabtu (10/08/2019) lalu, Panitia pembangunan mushalla Nurul Yaqin bergerak cepat sejak dimulainya pemasangan dan pengecoran dasar pondasi tapak gajah pada momen peletakan batu perdana.

Berjalan 2 bulan, pembangunan mushalla ini sudah memasuki tahapan pengecoran lantai II. Hampir setiap hari Minggu, Lurah Pakan Sinayan Zailendra bersama Ketua LPM Drs H Hadizamli dan panitia pembangunan Saiful Aswan serta tokoh masyarakatengerahkan massa untuk bergotongroyong bersama-sama. Dikala kaum pria sibuk goro, tampak bundo kanduang ikut sibuk mengantar dan menyiapkan jedah makan siang.

“Ya, secara bersama-sama kami warga Pakan Sinayan mengikuti goro membantu tukang yang sedang bekerja. Goro tersebut merupakan hasil mufakat jemaah dan warga. Ada yang menebang bambu, ada yang mengaduk semen, ada yang merangkai besi / kawat, ada yang mengangkut pasir / kerikil. Sedang kaum ibu sibuk memasak nasi untuk makan siang pekerja. Berkat kebersamaan tersebut, baru 2 bulan usai peletakan batu pertama, pembangunan sudah mengarah kepada pengecoran lantai 2. Pada Minggu (29/09/2019) kembali goro kita laksanakan, yakni pengecoran teras mushalla,”terang ketua LPM Hadizamli dibenarkan Saiful Aswan selaku panitia pembangunan.

Dikatakan Hadizamli, bahwa masyarakat Pakan Sinayan khususnya berterima kasih kepada donatur yang telah menginfaqkan hartanya di jalan Allah, demi optimalnya syiarnya ajaran keagamaan islam. Karena pembangunan musholla ini penuh nilai historis yang tidak dapat diukur dengan harta, pemilik tanah dengan ikhlas menghibahkan tanahnya demi pembangunan sarana ibadah.

Sebelumnya, harapan terkait optimalisasi pemanfaatan rumah ibadah juga telah disampaikan  Wakil Walikota Erwin Yunaz saat peletakan batu pertama pembangunan mushalla ini.

“Gagahnya musholla ini, harus dibarengi juga dengan gagah isi – isinya, yakni jrmaah yang beribadah didalamnya. Mari kita bersatu saiyo sakato dalam mendukung pembangunan generasi penerus kedepan. Pemko Payakumbuh tidak pernah berhenti untuk membangun karakter masyarakat, bahkan sudah ada Perda Akhlak Mulia, disana tertuang bagaimana keinginan pemerintah agar tercipta masyarakat islami,”ajak Erwin Yunaz kala itu.

Dikatakan Erwin Yunaz, bahwa dalam membangun nagori, harus dimulai dengan membangun masyarakatnya. Kami ingin dilihat bukan sebagai pimpinan daerah, namun sebagai pemimpin umat, memakmurkan masyarakat, menghilangkan pengangguran, umat yang sejahtera, dan agama allah bisa berjalan dengan baik.

Komentar

Tinggalkan Balasan