oleh

Bulan Ini, Tercatat Sudah 5 Kali Kecelakaan di Tanjung Baru, Janji Manis Eka-Richi Dipertanyakan

Tanah Datar, Suarapribumi.co.id — September baru masuk pertengahan bulan, tercatat sudah 3 kali terjadi kecelakaan di kecamatan Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar, Selasa (21/09/2021).

4 september lalu, kecelakan terjadi di Nagari Barulak, Kecamatan Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar. Truk dengan muatan 13 Ton terbalik dikarenakan kondisi bibir jalan di Barulak sangatlah miris, lebih kurang kedalaman lubang di bibir kiri kanan jalan 70 cm, ditambah lagi dengan kondisi jalan yang kecil, padahal itu adalah jalan lintas provinsi.

Dari jam 21.00 WIB sampai jam 13.00 WIB akses jalan Payakumbuh Batusangkar saat itu sangat terganggu, beruntung Kapolsek Tanjung Baru Iptu Rudi Hartono, beserta jajaran juga pemuda Nagari Barulak membantu melancarkan jalan, dan membongkar muatan truk tersebut, sampai truk bisa keluar jam 13.00 siangnya.

10 september, mini bus Avanza juga mengalami pecah ban karena masuk kedalam lubang, dan di hari yang sama, mini bus ayla juga terjebak dilubang yang tidak jauh dari sebelumnya, sekitar 1 jam pemuda bergotoroyong untuk mengatur lalu lintas, dan menarik mobil tersebut.

Lebih lanjut, kemaren pada tanggal 19 September, lagi lagi jalan provinsi yang sudah seperti anak sungai di Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru sebuah truk mengangkut pasir kembali terbalik, tidak lain tidak bukan juga di sebabkan sempitnya jalan dan lubang yang dalam di kiri kanan jalan tersebut, proses evakuasi truk juga memakan waktu lebih kurang 5 jam, dan juga menggangu akses jalan raya waktu itu.

Hari ini, kembali lagi terjatuhnya seorang pengendara motor dari arah Batusagkar menuju Payakumbuh, lagi dan lagi penyebabnya masih sama, lubang di pinggiran jalan yang sudah bertahun-tahun tidak ada solusi dari pemerintah.

Teringat rekam jejak Bupati Tahan Datar Eka Putra dan Wakil Bupati Tahan Datar Richi Aprilian, waktu berkompanye di PT Boncah Utama di Nagari Barulak, disaksikan para walinagari, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda se Tarantang sayang kala itu, dengan lantang mengatakan.
“Nagari Barulak Akan menjadi pintu masuk Tanah Datar, maka sebab itu percepatan pembangunan akan dilaksanakan kalau kami dipercaya nantiknya menjadi bupati dan wakil bupati Tanah Datar,” ucapnya.

Setelah pelantikan mereka menjadi Bupati dan Wakil Bupati Tanah Datar, dengan slogan Era Baru katanya. Pada 26 maret yang lalu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi melakukan kunjungan ke Nagari Barulak yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Richi Aprilian. Dalam hal itu, gubernur menyampaiakan akan secepatnya melakukan perbaikan jalan dan juga menekankan agar pemerintah kabupaten Tanah Datar untuk melakukan pembebasan lahan guna pelebaran jalan provinsi yang ada di Kecamatan Tanjung Baru ini.

Namun sampai saat ini, kondisi jalan bukannya tambah baik, melainkan tambah memprihatikan, jalan yang kecil, lubang di jalan yang begitu banyak, ditambah lagi irigasi kiri kanan jalan yang hancur, sehingga diwaktu curah hujan tinggi jalan di Kecamatan Tanjung Baru seperti aliran anak sungai jalan itu. Janji pemimpin negeri ini dipertanyakan.

Terakhir, dalam klarifikasi media ini kepada Bupati Tanah Datar Eka Putra terkait solusi dan tanggapannya terkait kecelakaan yang terjadi karena kondisi jalan yang sangat memprihatinkan. Eka menyampaikan akan diperbaiki bertahap.

“InsyaAllah kita akan perbaiki bertahap di tahun 2022. Mulai dari perbatasan dengan piladang,” jelanya.

Namun saat dilakukan klarifikasi lebih lanjut, terkait lubang di bibir jalan yang sudah berkali-kali memakan korban, tidak mungkin rasanya masyarakat menunggu sampai 2022, tentunya untuk menanggulangi kemungkinan terburuk. Seakan mengabaikan keselamatan masyarakat, bupati mengatakan.

“Semua ada prosedurnya, karena itu jalan provinsi,” tutupnya.

(Farhan Faridho)

Komentar

Tinggalkan Balasan

1 komentar

  1. Yoo harus capek tuu perbaiki lai tambah banyak korban beko apak2 ibuk2 nan di ateh kami d bawah nan taniayo