oleh

Balon Bupati Richi Aprian Sampaikan Visi Misi

Tanah Datar — Maju sebagai Bakal calon Bupati Tanah Datar tahun 2020 Richi Aprian, SH, M.H. hari ini memberikan visi dan misi nya sebagai salah satu syarat untuk mengikuti penjaringan bakal calon bupati di kantor Sekretariat Partai Nasdem Pagaruyung, Tanah Datar Sumatera Barat, Rabu (30/10/2019).

Richi Aprian Datang bersama tim nya di sambut oleh tim penjaringan partai Nasdem, Khairudin Nur dan ketua DPD partai Nasdem Nova Hendia, S.H., dan Panelis Irwan Malin Basa serta pengurus Partai Nasdem Tanah Datar.

Dalam sambutannya, Richi Aprian menyampaikan Visi dan Misinya sebagai bakal calon Bupati Tanah Datar yang melihat apa yang di butuhkan Tanah Datar kedepannya. Salah satu misinya adalah
Pembangunan di Kabupaten Tanah Datar 2021-2026 menuntut perhatian lebih, tidak hanya untuk menghadapi permasalahan yang belum terselesaikan, namun juga untuk mengantisipasi perubahan yang muncul dimasa yang akan datang termasuk juga mempertimbangkan berbagai isu global, nasional dan lokal yang berimplikasi pada kesejahteraan masyarakat.

Richi juga mengatakan Kompleksnya permasalahan kedepan yang akan dihadapi oleh Kabupaten Tanah Datar, seperti kemiskinan, penataan ruang dan lingkungan hidup, pertumbuhan dan pemerataan pembangunan, terbatasnya kesempatan kerja, potensi bencana dan kesenjangan sosial serta menghadapi perkembangan ekonomi global, maka diperlukan kepemimpinan yang kuat dan didukung oleh seluruh masyarakat.

Lebih lanjut, Richi mengatakan sangat diperlukan perumusan dan penetapan arah kebijakan pembangunan daerah ditujukan untuk memantapkan landasan pembangunan secara menyeluruh terutama pelayanan pemenuhan kebutuhan dasar, peningkatan daya saing daerah serta peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Dengan mempertimbangkan potensi, kondisi, permasalahan,tantangan dan peluang yang ada di Kabupaten Tanah Datar serta mempertimbangkan budaya yang hidup dalam masyarakat, maka visi Kabupaten Tanah Datar 2021-2025 yang hendak dicapai adalah terwujudnya.

“Terwujudnya Kabupaten Tanah Datar yang madani, berbudaya dan sejahtera dalam nilai-nilai adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah,” katanya.

Disamping itu Richi Aprian juga memberikan penjelasan visi tersebut adalah sebagai
kabupaten madani adalah masyarakat Kabupaten Tanah Datar yang harmonis, demokratis, menjunjung tinggi etika, moralitas, transparan, toleransi, berpotensi, aspiratif, bermotifasi, berpartisipasi ,mampu berkoordinasi, sederhana, sinkron, integral, emansipasi, menghargai hak asasi dan nilai-nilai kemanusiaan, serta maju dan modern dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, lanjutnya.

Richi juga menyampaikan sebagai kabupaten berbudaya akan terbangun masyarakat yang santun bertutur kata, sopan dalam berperilaku sesuai dengan adat istiadat dan budaya dengan mengekspresikan dan menghargai nilai-nilai adat, budaya dalam kehidupan bermasyarakat, dengan harapan kondisi kondusif yang dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Tanah Datar sehingga dapat bekerja dengan tenang, nyaman, aman, untuk meningkatkan perekonomian keluarganya. Sejahtera berarti juga dapat memenuhi kebutuhan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, perumahan, kebutuhan keluarga pada umumnya, punya pekerjaan tetap yang menghasilkan dan semakin hari terus meningkat.

Dengan nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah Richi berharap seluruh unsur pemerintah, lembaga, organisasi dan masyarakat secara bersama-sama mewujudkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau dalam setiap aktivitas kehidupan yang berlandaskan kepada ajaran agama Islam.

Di akhir penyampain dari visi dan misinya Richi Aprian ingin meningkatkan pemahaman dan pengamalan agama, adat dan budaya, kualitas sumber daya manusia yang beriman, sehat, cerdas berkarakter dan sejahterah dala mewujudkan kehidupan yang harmonis, aman dan teratur dengan tata pemerintahan yang baik, bersih dan profesional.

“Dengan meningkatkan pembangunan infrastruktur wilayah yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
Meningkatkan ekonomi masyarakat berbasis kerakyatan dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya daerah,”pungkasnya. (Joli)

Komentar

Tinggalkan Balasan